Dobo, Kepulauan Aru,- Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey, SE membuka dengan resmi kegiatan Musabaqoh Tilawatul Quran (MTQ) ke-X (sepuluh) tingkat Kabuputen Kepulauan Aru, Senin (29/11/2021).
Kegiatan dengan mengusung tema : “Musabaqoh Tilawatul Quran Merajut Konsolidasi, Menuju Profesionalitas Demi Terciptanya Generasi Quran di Bumi Jargaria” ini, berlangsung di Gedung Graha Sarkuwarisa Komplek SDN 06 Dobo, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, sekitar pukul 10.00 WIT.
Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) di Indonesia dapat dikatakan sebagai kegiatan rutin dalam keagamaan yang dibiayai oleh pemerintah.
Hal ini tidak lepas dari dimensi sosial, dan meriahnya pelaksanaan MTQ seperti ini, sebenarnya bertujuan ingin memunculkan suatu citra bahwa Islam memiliki keistimewaan yang harus dibanggakan dan dilestarikan dengan kitab sucinya.
“Musabaqah Tilawatil Qu‘ran antar khalifah ini harus kita maknai sebagai ajang atau momentum pengaktualisasian ajaran Islam dalam perikehidupan kita, sebagaimana kita sadar dan paham bahwa ajaran Islam itu kaffah, melingkup seluruh aspek kehidupan, mulai dari tataran teori sampai tataran praktek,” ujarnya.
Pada Iahiriyahnya MTQ, lanjut Sogalrey, memang mempertemukan para kafilah masing-masing untuk saling bertarung, mengeluarkan semua kemampuan yang ada untuk memperoleh hasil terbaik.
“Namun pada hakikatnya bukan persoalan kalah ataupun menang tetapi bagaimana menumbuhkan jiwa qur’ani dalam diri setiap individu yang disentuh dengan berbagai macam alunan nan merdu setiap lafal ayat suci Alquran serta menumbuhkan rasa ukhuwah islamiyah,” terangnya.
Kepada para dewan hakim yang baru saja dilantik dan telah diambil sumpahnya, Sogalrey berharap dapat melaksanakan tugas-tugas mereka secara profesional dan bermartabat, menilai para Khalifah sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing, dan bukan karena ada kepentingan tertentu.
Atas nama Pemerintah Daerah, orang nomor dua Aru ini berharap pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten yang melibatkan para khalifah dari tiga wilayah atau zonah di Kepulauan Aru ini, hendaknya melahirkan Putra-Putri terbaik yang akan bertarung pada invent-ivent yang lebih tinggi lagi.
Oleh sebab itu, kata Beliau, ini harus menjadi tanggung jawab kita bersama, tanggung jawab masyarakat Jargaria.
“mudah-mudahan tahun ini kita doakan akan lahirlah dari tangan tangan dingin guru mengaji qori/qoriah, murotil/murotillah, hafiz/ Hafizah terbaik yang akan mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Aru,” harap Wabup.
Sogalrey mengajak umat Muslim menjadikan MTQ sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta merekatkan tali silaturahmi antar sesama muslim dan antar umat beragama sehingga tercipta kehidupan masyarakat di Bumi Jargaria yang harmonis, tenang, damai dan penuh kekeluargaan serta dapat dijadikan sebagai laboratorium forum kerukunan umat beragama.
Perlu diketahui bahwa kegiatan Musabaqoh Tilawatul Quran ke-x di Kabupaten Kepulauan Aru ini bertujuan untuk merekrut Putra-Putri terbaik Kabupaten Kepulauan Aru, mengikuti pelaksanaan MTQ tingkat provinsi di Provinsi Maluku yang rencananya akan dilaksanakan pada Bulan Maret Tahun 2022 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.(Nus.M)










Komentar