Suarapaparisa.com. Dobo, Kepulauan Aru,-Masuk pada 100 hari kerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru, dr. Johan Gonga-Muin Sogalrey, SE di Periode ke-II ini, mereka menjadikan reformasi birokrasi sebagai program perioritas utama.
Hal ini diungkapkan Bupati Johan Gonga kepada sejumlah Wartawan di atas KMP Satya Kencana II usai melounching jalur pelayaran perdana Dobo-Marlasi-Kojabi, Selasa (02/03/2021).
“Jadi kami telah komitmen untuk meningkatkan kinerja setiap SKPD pada lingkup Pemda Aru dan program utama yang menjadi perioritas 100 hari kerja kami yakni, reformasi birokrasi,” katanya.
Gonga menjelaskan bahwa ada tiga hal penting yang akan menjadi prioritas utama dalam 100 hari kerja mereka, yaitu selain reformasi birokrasi yang mencakup disiplin pegawai, yakni seleksi kembali pimpinan OPD (Eselon II), Eselon III dan Eselon IV, ada juga Penanganan Covid-19 secara berkala dan Pembangunan Infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Ya, selain reformasi birokrasi, Program penangan Covid-19 dan pembangunan infrastruktur juga jadi point penting utama kami,” jelasnya.
Pada umumnya, lanjut Bupati, yang menjadi Visi dan Misi mereka saat ini adalah merupakan lanjutan dari Visi Misi sebelumnya di Periode pertama, sehingga tidak ada perubahan yang signifikan. Oleh-nya itu, mereka akan tetap melanjutkan apa yang masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) pada Visi Misi Periode sebelumnya, karena telah tertuang dalam RPJM Kabupaten Kepulauan Aru.
“Kami akan melengkapi dan memperbaiki Visi dan Misi kami yang belum selesai di Periode pertama. Masih kita lihat terjadi kesenjangan di masyarakat di desa dan di kota, baik dalam segi infrastruktur maupun perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ada juga program-program perioritas lainnya yang tidak kala penting untuk menjadi perhatian mereka yaitu, meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur Beasiswa daerah serta meningkatkan infrastruktur di Bidang Pendidikan dan Kesehatan.
Sedangkan untuk infrastruktur lainnya, Gonga mengaku, mereka akan menyelesaikan pembangunan yang belum selesai di Periode pertama, seperti meningkatkan fasilitas sumber Air Bersih di seluruh Desa dan membangun Puskesmas maupun Pustu secara merata di semua Desa di Kepulauan Aru.
“Ini memang merupaka kebutuhan dasar masyarakat Aru. Jadi harus kita tuntaskan, sehingga tidak terjadi perbedaan antara desa dan kota,”tutup Gonga. (Nus.M)










Komentar