oleh

Perwakilan 25 Kementrian dan Lembaga Tiba di Aru, Disambut Bupati dan Forkopinda

SUARAPAPARISA.COM, Dobo, Kepulauan Aru,- Sebanyak 25 perwakilan Kementrian dan Lembaga di Indonesia yang tergabung dalam Tim Koordinasi Layanan Advokasi Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat (KMA) tiba di Kota Dobo Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (25/09/2023).

Landing di Bandara Rar Gwamar Dobo sekitar pukul 09.45 dengan menggunakan Pesawat Wings Air, perwakilan 25 Kementrian dan Lembaga disambut hangat oleh Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga, didampingi Wakil Bupati Aru Muin Sogalrey, Forkopinda, Kepala-Kepala OPD Lingkup Pemda Aru serta tamu undangan lainnya.

Kemudian dilanjutkan dengan pengalungan syal kepada Kepala Organisasi Riset Arkeologi Bahasa dan Sastra Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Herry Yogaswara disertai prosesi adat oleh Tua Adat desa Durjela Yohanis Kobrua serta pemakaian topi adat Aru.
Setelah usai penjemputan secara adat, Tim KMA dan Pemerintah Daerah beristirahat sejenak di Ruangan VIP Bandara Rar Gwamar Dobo sambil menikmati alakadar yang telah disediakan Pemda setempat.

Selanjutnya Tim diarak menuju Hotel Euro untuk mempersiapkan diri menuju Pandopo I (Rumah Dinas Bupati) untuk ada dalam agenda sambutan selamat datang oleh bupati Kepulauan Aru dan jamuan makan siang bersama dan ramah tama.

Usai makan siang, Tim diarak kembali menuju Hotel Euro untuk melakukan Sholat, setelah itu menuju Gedung Kesenian Sita Kena Dobo yang beralamat di Jl. Raya Pemda I, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru untuk ada dalam acara pembukaan Rakor Tim Koordinasi Layanan Advokasi KMA dengan Tema : “Penguatan dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat”.

Selain rapat koordinasi dan sosialisasi Penguatan dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat, ada juga beberapa kegiatan lain, diantaranya penetapan Masyarakat Hukum Adat (MHA) Desa Jabulenga bertempat di Kantor Bupati Kepulauan Aru, Selasa (26/09/2023) oleh Pemda Kabupaten Kepulauan Aru dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan.

Selain itu, ada juga kegiatan Fasilitasi Bidang Kebudayaan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XX Maluku yang direncakan akan berlangsung di Pantai Papaliseran Belakang Wamar, Kepulauan Aru, Selasa (26/09/2023).
Pada hari Kamis tanggal 28 September 2023, Tim KMA bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru direncanakan melakukan perjalanan menuju Desa Jabulenga dengan menggunakan Kapal Pemda untuk mengikuti prosesi Adat Sasi Hasil Laut, kemudian ada dalam kegiatan FGD bersama Masyarakat Hukum Adat (MHA) Desa Jabulenga bertempat di halaman SD Negeri Jabulenga, sekaligus melakukan observasi lapangan.
Perlu diketahui bahwa kegiatan Tim KMA di Aru berlangsung selama kurang lebih 4 hari, yaitu terhitung dari tanggal 25 – 29 September 2023 dan Tim direncakan akan kembali ke Jakarta transit Ambon pada Jumat 28 September 2023.

Dalam pantauan media ini, Bupati Johan Gonga sangat menyambut baik kedatangan Tim KMA di Kabupaten Kepulauan Aru, karena menurut Beliau kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena berkaitan dengan batas Hak Ulayat, baik di laut maupun di darat yang selama ini belum dipahami secara baik oleh Masyarakat Adat itu sendiri.

“Salah satu program atau kegiatan yang awalnya itu berada di Kementerian Perikanan, dimana 2 tahun yang lalu kami sempat berkoordinasi di sana terkait dengan hak wilayah laut. Jadi kepercayaan dan masyarakat adat tentunya hak-hak daripada masyarakat adat ini akan dilakukan sosialisasi dan menjadi project, tentunya banyak yang kita perlu khususnya masyarakat adat yang selama ini secara umum juga belum punya batas-batasnya,” ungkap Bupati, dilansir dari TribunMaluku.com. (NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed