Suarapaparisa.com, Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP)menggelar HUT yang ke-8 ditandai dengan pemotongan tumpeng, yang dilakukan ketua Bara JP, Maluku, Hengky Sirait, berlangsung di-Amboina Hotel, Selasa 22 Juni 2021.
Mengawalinya Ketua Bara JP Hengkay Sirait, menyampaikan sambutannya, dengan menyebutkan, memperingati HUT Bara JP yag ke-8 sekaligus juga memperingati HUT ketua dewan pembina Bara JP, yakni Bapak Ir, Joko Widodo yang ke 60 yang juga Presiden RI,pada tanggal 21 Juni. 2021.
Menurutnya pembangunan yang terjadi di-indonesia ini hampir seantero Nusantara dibangun, namun untuk provinsi Maluku pembangunan berjalan lambat, karenanya timbul pemikiran dukungan Bara JP, terhadap pemekaran, Provinsi Maluku Tenggara Raya dan jika Provinsi Maluku saat ini termasuk dalam peringkat 4 termiskin di-Indonesia, berbeda dengan Maluku Utara yang sudah jauh peringkatnya dari Provinsi Maluku.
Dirinya merasa prihatin terhadap peringkat 4 termiskin, mudah-mudahan perjuangan pemekaran Provinsi Maluku Tenggara Raya dapat terwujud, “tutur Sirait.
Menurutnya tanpa perjuangan tidak akan ada keberhasilan,karenanya dimintakan, kebersamaan kita agar terus terjalin, saling bahu membahu, karena Bara JP memiliki akses ketingkat Nasional.
Sementara itu sekretaris Bara JP Yoseph Sekteubun kepada wartawan mengungkapkan, pemikiran untuk membentuk Provinsi Maluku Tenggara Raya ini, didasarkan pada realitas, penyelenggaraan pembangunan di-Maluku, dan secara faktual, Maluku masuk peringkat 4 termiskin di-Indonesia, karenanya untuk mempercepat, penurunan angka kemiskinan,di-Maluku, dan setelah dikaji, pilihan cepat dan tepat pembentukan daerah otonom baru, apakah tingkat kabupaten, kota termasuk Provinsi, konsep untuk bangun Maluku ini, atau rumah besar Maluku ini melalui 3 bubungan, yakni tengah, utara dan bubungan tenggara, plus daerah otonom baru di Kabupaten kota yang lain, dengan begitu pemerataan pembangunan bisa terjadi, karena pencapaian penurunan angka kemiskinan di-Maluku 1%, pertahun, dengan penduduk Maluku 322.00 jiwa dan kategory ditahun 2020 termiskin ke 4,jika angka kemiskinan penurunannya 1 % pertahun maka kita butuh 100 tahun. Mari kita berpotret dari provinsi Maluku Utara, yang baru 22 tahun dimekarkan, kamajuannya sudah sama dengan P.Jawa. Dengan begitu perbanyak daerah, otonomi baru termasuk pemekaran provinsi Maluku Tenggara Raya, “tutup Yoseph. (L2B)










Komentar