oleh

Dandin Tual Tinjau Langsung Lokasi TMMD Ke-127 di Kepulauan Aru

SP.COM, Dobo, Kepulauan Aru,- Dandim 1503/Tual Letkol Inf Andi Agussalim, S.I.P., M.I.P selaku Dansatgas TMMD ke-127, melakukan peninjauan langsung ke lokasi TMMD di Kabupaten Kepulauan Aru, di dampinggi Danramil 1503-03/Dobo, Kapten Inf Bakri Renhoat dan Koordinator lapangan Lettu Inf Risal Taher, Kamis (19/02/2026).

Lokasi sasaran yang di kunjungi yaitu, Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Selayar, Kilo Meter 8 Desa Durjela dan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di lingkungan RT. 004/005, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru.

Dandim Tual di sela-sela peninjauan tersebut, mengatakan, kegiatan TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 merupakan program rutin yang dilaksanakan atas kerja sama TNI dengan Pemerintah Daerah, dan berlangsung secara serempak di seluruh Indonesia, termasuk salah satunya di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Jadi kita ada sasaran fisik berupa Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni, kemudian pembangunan MCK dan pembangunan Sumur Bor. Sasarannya di Pulau Wamar ini ada lima sasaran titik dan di Pulau Longgar Apara ada tiga titik,” ujarnya.

Ia berharap dalam waktu 30 hari pekerjaan, progres TMMD bisa diselesaikan sesuai target yang sudah ditentukan. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dan masukan dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kelurahan, sehingga diharapkan tepat sasaran, karena TNI tidak menentukan lokasi sasaran secara sepihak.

Kemudian untuk sasaran non fisik, Lanjut Dandim, akan dilaksanakan kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat secara umum, yaitu berupa penyuluhan terkait masalah Stunting, terkait bahaya Narkoba, Wawasan Kebanggsaan dan kerukunan umat beragama, termasuk kegiatan penanaman pohon secara serentak dalam rangka melestarikan lingkungan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Untuk rata-tata keseluruhan sekarang mungkin berkisar 20-30 Persen. Kalau untuk titik pengeboran (Sumur Bor) semuanya sudah ketemu sumber air, tinggal pembuatan dudukun tandon air dan instalasi airnya,” Jawab Dandim atas pertanyaan Wartawan terkait persentase progres pekerjaan di lapangan.

Terkait kendala-kendala di lapangan, Dandim menjelaskan bahwa waktu koordinasi awal dengan pemerintah daerah ada beberapa titik sasaran yang berubah sesuai keinginan pemerintah daerah sehingga progres pembangunan rumah sediki mengalami keterlambatan, namun bagi dirinya hal tersebut tidak menjadi suatu kendala yang berarti. Ia sangat optimis, dengan adanya semangat gotong royong antara TNI Polri dan masyarakat, target 30 hari pekerjaan, mereka akan menyelesaikannya tepat waktu.

“Terkait mobilisasi bahan, khususnya di areal Pulau Wamar ini tidak ada kendala, untuk di Longgar Apara sedang proses pembuatan, (perakitan ramuan rumah), kayu-kayu sudah dalam pembuatan dari sini (Makoramil Dobo), sehingga harapannya saat tiba di Longgar Apara sudah tinggal pemasangan saja,” Jelasnya.

Lebih lanjut Dandim menjelaskan bahwa pelaksanaan Kegiatan TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 ini dilaksanakan melalui shering dana antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru dengan pihak TNI. Anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Kepulauan Aru yang di khususkan untuk pekerjaan fisik, kurang lebih sekitar 1 Miliar, sementara untuk anggaran makan dan minum Personil TMMD serta kebutuhan lainnya selama pekerjaan fisik berlangsung, ditanggung oleh pihak TNI.

“Untuk anggaran dari Pemerintah Daerah, kurang lebih ada sekitar 1 M, itu untuk pembangunan fisik yang tadi kami sampaikan. Jadi itu murni untuk pembangunan fisik saja, kalau untuk anggaran makan minum semunya dari TNI,” Terangnya.

Orang nomor satu Kodim 1503/Tual itu berharap, dengan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa ini dapat membantu Pemerintah Daerah dalam pemerantaan pembangunan, kemudian kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin erat.

“Tujuan utama dari pelaksanaan TMMD adalah untuk membangun kembali semangat gotong royong dan terciptanya kemanunggalan TNI dengan masyarakat hingga pelaksaan TMMD di waktu-waktu berikutnya,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua RT. 004/005, Kelurahan Siwalima, Johanis Garpenassy mengaku sangat bersyukur dan menyambut baik program TMMD, karena menurutnya, kegiatan tersebut sangat berdampak positif, lebih khusus kepada masyarakat kurang mampu selaku penerima manfaat dari program TMMD.

“Program TMMD yang bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru tentunya sangat luar biasa sekali, karena sangat berdampak terhadap masyarakat, terkhususnya masyarakat yang memang memiliki latar belakang ekonomi pra sejahtera. Jadi program ini sangat-sangat bermanfaat. Kami sangat bersyukur dan menyambut baik seluruh aktivitas TMMD sampai prosesnya bisa diselesaikan dengan baik,” Ketusnya.

Sementara Pemilik Rumah Bapak Karel Mantaiborbir saat bincang-bincang bersama Dandim di lokasih pekerjaan, ia sangat bersyukur dan menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak TNI Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru yang telah membangun rumahnya melalui Program TMMD, sehingga pada saatnya nanti, dia dan keluarganya dapat menempati rumah tersebut dengan nyaman.

“Iya, beta paling bersyukur sekali par Tuhan dan beta mengucapkan banyak-banyak terima kasih par Bapak-Bapak TNI Polri dan Pemerintah Daerah, karena sudah bagun rumah baru untuk beta dengan keluarga. Di rumah kecil ini katong ada tuju orang tinggal di sini, beta dengan Maitua (Istri) dan anak-anak, jadi memang beta dan keluarga sangat bersyukur,” Ujar Bapak Karel sambil menatap rumah lama mereka yang sekarang masih di tempati. (NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed