Suarapaparisa.com, Dobo, Kepulauan Aru,– Bukan merupakan suatu hal yang baru, kondisi seperti ini sudah menjadi langganan tetap setiap tahun jika musim angin barat mulai bertiup kencang yang disertai dengan obak besar.
Beberapa foto dan video yang dikirim warga setempat melalui aplikasi WhatsApp kepada awak media ini, Sabtu (06/02/2021), terlihat kondisi saat ini di Lokasi Wisata Batu Kora, Desa Wangel, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru ambruk.
Beberapa rumah santai di lokasi wisata tersebut benar-benar rusak parah dihantam angin kencang.
Bahkan talut penahan ombak di depan Batu Kora yang selama ini terlihat kokoh, akhirnya patah juga digampar ombak kencang.
Bukan hanya itu, beberapa pohon kelapa di lokasi sekitar, terlihat tumbang di jalan.
Kondisi ekstrim seperti ini, tentunya menjadi ancaman bagi keselamatan warga setempat maupun masyarakat umum lainnya di Kota Dobo yang sering bepergian melalui jalur Desa Wangel-Tanung Lampu.
Selain akibat tiupan angin dan obak kencang, salah satu hal yang menjadi dasar utama adalah maraknya penggalian matrial lokal batu dan pasir di sepanjang pesisir pantai itu, sehingga tidak ada lagi penahan ombak disaat musin angin tiba dan lautan mulai mengamuk.
Warga setempat, dimintahkan kesadarnya untuk menjaga dan melestarikan alam disekitarnya, terutama bagi oknum-oknum penjual pasir dan batu, sebab jika tidak, maka tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti, pesisir pantai yang indah itu bahkan Pulau Wamar yang dihuni manusia saat ini akan tinggal kenangan.
Menyikapi kondisi ini, salah satu warga setempat, Bapak Boy Tuarlela yang diketahui punya kepedulian yang tinggi dalam melestarikan pantai seputaran Batu Kora itu, berharap kiranya Pemda Aru dapat melanjutkan pembangunan talud penahan obak yang baru dibangun, sampai ke lokasi Wisata Batu Kora.
“Kalau bisa tanggul yang baru di buat, yang direncanakan hanya 300 meter itu, ditambahkan sampai ke Batu Kora, yang mana Batu Kora adalah citra Kabupaten Kepulauan Aru.” Harap Tuarlela.
Warga masyarakat setempat maupum masyarakat Kota Dobo, terutama pendatang baru, dihimbau untuk lebih berhati-hati saat melewati jalur pantai mulai dari Tanjung Lampu sampai ke Desa Wangel, sebab kondisi ekstrim seperti ini seringkali secara tiba-tiba talud penahan ombak patah, jalan raya sekitarnya ambruk dan pepohonan tumbang di jalan. (Nus. M)










Komentar