Suarapaparisa.com, Banyak pakar ekonomi dunia dan internal Indonesia, memprediksi ekonomi dunia akan GELAP pada tahun 2023 mendatang, dengan kemungkinan adanya resesi ekonomi akibat Covid 19, perang Russia vs Ukraina, ketegangan di Timur Tengah dan antara China vs Taiwan yang masih berlanjut, akan berdampak pada inflasi global yang mencapai ± 8 – 13%. Asumsi nya; 28 Negara, telah hancur ekonominya dan meminta bantuan IMF untuk membantu perekonomiannya. Hal tersebut dipicu oleh adanya the perfect strom/krisis multidimensi, antara lain : laju ketinggian inflasi, kontraksi ekonomi menuju resesi, hingga ketidakpastian geo politik global, yang mencakup; perlambatan ekonomi global, krisis biaya hidup, ketatnya kebijakan fiskal dan moneter global. Pertumbuhan ekonomi global pastinya melambat dari 6.0% pada 2021 menjadi 3.7% pada 2022. Pertumbuhan tersebut merupakan capaian terendah sejak tahun 2002 di luar kondisi krisis keuangan global dan covid-19. Inflasi global diperkirakan meningkat 7.5 – 13% pada 2022. Kepala ekonom IMF (Pierre -Olivier Goutinchas, memperkirakan sepertiga dunia mengalami perlambatan ekonomi selama dua kuartal berturut², dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi diangka 2.7% dari sebelumnya 2.9% dan tingkat inflasi mencapai 8.8% pada tahun 2022.
Namun berdasarkan hasil pengamatan, analisis hitungan konstanta atas hasil kalkulasi pertumbuhan ekonomi global dan internal pribadi kami, justru berbanding terbalik dengan analisis dan prediksi dari IMF bersama para ekonom global dan internal Indonesia bahwa Ekonomi Dunia akan Gelap pada 2023 adalah 99.99% tak akan terjadi, justru pada tahun 2023, pertumbuhan ekonomi dunia dan dalam negeri akan meroket/surplus diangkat 5.5 – 7.3%.
Asumsinya :
1. Ekonomi global akan GELAP, Jika dalam jangka triwulan negara² yang terdampak resesi dan inflasi global benar² bangkrut dan bubar negaranya. Jika tidak, tandanya ada tingkat pertumbuhan ekonomj yang signifikan dalam negaranya.
2. Ekonomi global akan benar² GELAP Jika pecah Perang Dunia ke -III antara CSTO dan NATO yang memicu terjadinya perang NUKLIR/ATOM
3. Ekonomi Dunia akan benar² GELAP, jika bencana Alam Masal antara benua (Kiamat Bumi), akibat putusnya hubungan ketaqwaan dan kepercayaan manusia akan Sang Pencipta, maka bukan hanya ekonomi yang Gelap, tapi pertanda akhir kehidupan seluruh umat manusia.
*Cinta Kasih Menerangi Kegelapan Ekonomi Global*
Andy S Komber
Analisis praduga TB










Komentar