Suarapaparisa.com, Dobo, Kepulauan Aru,– Pengumuman hasil kelulusan Siswa-Siswi SD Inpres 5 Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, sebanyak 76 orang, dinyatakan lulus 100 Persen.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala SD Inpres 5 Dobo, Petrus Djirlay, S.Pd dalam sambutannya pada acara pengumuman kelulusan Ujian Akhir Sekolah atau Assesmen tahun ajaran 2021-2022, bertempat di Aula SD Inpres 5 Dobo, Sabtu (18/06/2022).
“Peserta Ujian atau Assesmen Sekolah ini, dari 76 Peserta, semuanya dinyatakan lulus dengan 100 Persen,” ujar Djirlay, disambut tepukan tangan yang meriah dari Para Siswa/I, Orang Tua dan Dewan Guru.
Sebanyak 76 Peserta Assesmen SD Inpres 5 Dobo yang diyatakan lulus 100 Persen itu, terdiri dari Kelas 6A, Kelas 6B dan Kelas 6C.
Dalam sambutanya lebih lanjut, Kepala SD Inpres 5 Dobo berharap kepada para orang tua, agar tetap bisa melanjutkan ke-76 Siswa-Siswi yang baru saja dinyatakan lulus, ke jejang pendidikan SMP.
“Harapan kami kiranya 76 anak ini ketika berhasil sebentar dalam mendengar hasilnya, supaya anak-anak ini bisa dilanjutkan pada SMP-SMP yang ada di dalam Kota Dobo ini,” harapnya.
Menurut Djirlay, sangat disayangkan jika ada anak yang tidak dapat dilanjutkan ke jejang SMP dan seterus. Pasalnya, Pendidikan saat ini sangat penting untuk mencari lapangan pekerjaan, apalagi ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Ijaza SD sudah tidak bisa dipergunakan untuk mencari lapangan pekerjaan lagi, dan jaman sekarang Ijaza SMA pun tidak berlaku lagi, ketika mau jadi Pegawai Negeri harus berijaza S1 atau S2, jadi saya harap anak-anak ini, Bapak Ibu tetap harus melanjukan mereka,” pintahnya.
Di sisi lain, Djirlay memintah kepada para orang tua, agar ketika anak-anak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan seterusnya, orang tua sudah harus lebih waspada dalam mengontrol aktifitas mereka, baik itu di sekolah maupun lingkungan dimana mereka tinggal dan bergaul, terutama yang laki-laki, karena perkembangan jaman yang semakin maju saat ini dengan kecanggihan teknologinya, bisa saja akang berdampak buruk bagi anak-anak jika disalahgunakan.
“Ketika terlalu bebas mereka bergaul tanpa diawasi dan dikontrol oleh orang tua, apalagi perkembangan jaman saat ini, maka bisa saja terjadi hal-hal yang tidak kita ingini bersama, yang bisa merusak masa depan mereka,” tambhnya.
Diakhir sambutan, Djirlay mengucapkan banyak terima kasih kepada para orang tua yang mana selama ini telah membantu Dewan Guru dalam mendidik anak-anak di rumah setelah selesai jam sekolah, sehingga mereka bisa menyelesaikan pendidikan mereka selama 6 tahun di bangku pendidikan SD Inpres 5 Dobo dengan sangat baik dan tepat waktu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, selain para Siswa-Siswi, Dewan Guru dan Orang Tua, hadir juga Koordinator Pengawas, Bapak Utuwali, S. Pd mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru serta Ketua Komite SD Inpres 5 Dobo, Bapak Marga Mangar.(NM)









Komentar