Suarapaparisa.com, Deklarasi Negeri Batu Merah Bebas Narkoba Dan Tertib Kamtibnas Dengan tema Komitmen Anak Negeri Cerdas dan Berantas Narkoba Untuk BatuMerah yang lebih bermartabat dilaksanakan di pelataran jalan raya Masjid Agung An-Nur Negeri Batu Merah, Kamis 16/03/2023.
Turut hadir di Deklarasi Anti Narkoba dan tertib Kamtibmas Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif. S.H.M, Hum, Kepala BNNP Maluku Brigdjen Pol Rohmat Nursaid, Pejabat Walikota Ambon Bodewin M Wattimena, Ketua DPRD Kota Ambon Ely Toisuta, Para Pejabat Utama Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Dandim 1503 Ambon, Imam Masjid Agung An-Nur, Para Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan Tokoh Pemuda Negeri Batu Merah.
Deklarasi Anti Narkoba yang dilaksanakan ini bekerjasama dengan Gerakan Nasional Anti Narkotika(GRANAT) Provinsi Maluku dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku.
Ketua DPD Granat Provinsi Maluku, Yani Salampessy, saat membuka kegiatan mengaku ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral selalu anak negeri, sehingga pada kesempatan ini bersama pemuda dan remaja mesjid merumuskan kegiatan terkait pencegahan narkoba di Negeri Batu Merah.
Ini adalah salah satu dari kesadaran kita sendiri untuk mendorong dan memberikan spirit karena Batu Merah dianggap sebagai zona merah terkait peredaran gelap narkoba, maka dengan adanya kegiatan ini kami dari anak muda Negeri Batu Merah bekerja sama dengan para pemuda didaerah ini agar terbebas dari narkoba, ujarnya.
Pejabat Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan perkembangan zaman saat ini semakin moderen, situasi ini membawa dalam suatu kondisi untuk menghadapi segala hal.
Kita sadari sungguh bahwa banyak hal positif yang kita peroleh hari ini, dengan kemajuan yang dihadapi saat ini, banyak menyebabkan terjadinya tindakan kejahatan atau kriminalitas, khususnya di kota Ambon.
Pemerintah kota Ambon sering berupaya memberikan edukasi, mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan ketahanan diri untuk menghadapi dampak negatif. Beberapa waktu lalu, Wattimena mengaku dirinya bersama Kapolresta Ambon, Kejari dan Forkopimda telah memusnahkan begitu banyak barang bukti Narkoba.
Dari data yang diperoleh Negeri Batu Merah adalah salah satu yang masuk dalam zona merah perdagangan Narkotika, kami telah melakukan dan melaunching Negeri Batu Merah yang bersinar(Bersih Bebas dari Narkotika) katanya.
Terkait dengan pelaksanaan Deklarasi anti narkoba dan tertib kamtibmas, kapolda Maluku Lotharia Latif memberikan Apresiasi.
Saya berharap kegiatan hari ini bukan hanya sekedar seremonial saja, tetapi ke depan aksi-aksi harus terus dilakukan membina para pemuda pemudi disini untuk menolak peredaran narkoba. Terima kasih kepala BNN yang menciptakan program kegiatan Bersinar, ini merupakan hal yang sangat penting untuk kita sekalian, ungkapnya.
Kapolda juga menyampaikan Terima kasih kepada para panitia, pengurus, remaja masjid dan seluruh peserta yang sempat hadir dalam pelaksanaan kegiatan ini.
Sudah satu tahun tiga bulan saya bertugas di Maluku, ini adalah salah satu kebanggaan dan kehormatan bagi saya bisa melayani masyarakat di Maluku ini, dan mari kita sama-sama yang selama ini tentu menjadi pekerjaan rumah, mari kita hapus image masyarakat luar yang beranggapan Maluku kurang aman, kurang nyaman dan sebagainya, pintanya.
Dengan adanya Deklarasi yang dilakukan saat ini kapolda mengajak masyarakat, Sama-sama menyatukan tekad, merubah mindset daerah menjadi contoh, dan model yang baik untuk segala hal.
Baru merah adalah etalase karena setiap yang datang di kota Ambon harus melintasi tempat ini, dan ini menjadi pekerjaan kita untuk kita tertibkan, kita rapikan sehingga Batu Merah menjadi Negeri yang menarik dan bisa didatangi oleh siapapun, baik wisatawan, turis, mari kita dorong untuk mewujudkan itu, ajaknya.
Yang paling utama adalah ketahanan masyarakat di Batu Merah ini sendiri dengan cara teguran, ataupun melapor ke pihak berwajib, kita akan lakukan deteksi dini penindakan kepada masyarakat yang lain, masih banyak dan ribuan orang Batu Merah ini yang lebih baik dari pada satu atau dua yang melakukan perbuatan seperti ini, “ungkapnya.
Lawan narkoba, tambah Irjen Latif, bukan hanya tugas dari Badan Narkotika Nasional(BNN), atau Kepolisian saja, namun tanggung jawab ini juga merupakan tugas masyarakat.
Di sinilah kita punya tekat yang kuat, kita punya keinginan besar untuk menolak Narkoba itu,”tutup Irjen Latif. (EM)










Komentar