SP.COM, DOBO, KEPULAUAN ARU –* Sebanyak 528 personel Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 912 Satria Jargaria Sakti TNI Angkatan Darat tiba di Pelabuhan Yos Sudarso, Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, pada Kamis (19/3/2026) pukul 20.00 WIT. Rombongan prajurit tersebut tiba menggunakan Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara.
Prajurit yang dipimpin oleh Komandan Batalyon Mayor Infanteri Desta Dwi Hartanto beserta Wakil Komandan Kapten Infanteri Adam Prawira dan jajaran perwira lainnya disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel.
Turut hadir dalam acara penyambutan Kapolres Kepulauan Aru, Danramil 1503-03/Dobo, Danlanal Aru, perwakilan Polisi Militer, Kajari Kepulauan Aru, Ketua DPRD, para tetua adat, serta tamu undangan lainnya. Bupati Kaidel bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi penerimaan dan pemeriksaan pasukan.
*Kehadiran Dinilai Strategis untuk Pembangunan*
Dalam sambutannya, Bupati Kaidel menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jajaran Yon TP 912 di Bumi Jargaria/Sarkwarisa.
“Kehadiran saudara-saudara di wilayah kami merupakan suatu kehormatan sekaligus kebanggaan. Kami meyakini bahwa kehadiran Yon TP ini sangat strategis, bukan hanya untuk memperkuat pertahanan teritorial, tetapi juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam mengakselerasi pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, peran batalyon teritorial pembangunan selaras dengan program pemerintah pusat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kami berharap kehadiran saudara-saudara dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta pembangunan infrastruktur daerah,” lanjutnya.
*Diharapkan Dukung Swasembada Pangan dan Program Strategis*
Bupati juga menekankan pentingnya peran prajurit dalam mendukung swasembada pangan melalui kegiatan produktif di sektor pertanian dan hortikultura terintegrasi. Selain itu, prajurit diharapkan mengamankan program strategis seperti hilirisasi industri dan makan bergizi gratis, serta membantu pembangunan infrastruktur dasar.
“Saudara-saudara harus menyatu dengan masyarakat, jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat. Setiap kegiatan produksi dan tugas teritorial harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada pembangunan, Bupati juga mengingatkan agar prajurit tetap menjaga kemampuan tempur sebagai pasukan infanteri dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
*Dorong Sinergi dengan Pihak terkait*
Ia mendorong kerja sama erat dengan dinas kesehatan, BUMN, dan organisasi perangkat daerah (OPD), dengan harapan kompi kesehatan Yon TP dapat berperan aktif dalam surveilans dan penanganan penyakit di tingkat desa.
“Wilayah kita masih membutuhkan sinergi kuat antara TNI dan pemerintah daerah, baik dalam membuka akses jalan, membantu petani, maupun membangun sarana fisik yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Bupati Kaidel menginstruksikan seluruh OPD, camat, hingga kepala desa untuk bersinergi dengan Yon TP 912 guna memastikan program pemerintah berjalan optimal.
“Mari jadikan momentum ini sebagai upaya percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Kepada seluruh prajurit Yon TP, selamat bertugas. Segera beradaptasi dengan lingkungan, hormati adat istiadat setempat, dan jaga nama baik kesatuan,” pungkasnya.(NM)










Komentar