oleh

Kehadiran Gubernur di Aru Laksanakan Kunker, Bukan Untuk Kampanye Politik

Dobo, Kepulauan Aru, SP. Com. Melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) selaku Gubernur Maluku di Kabupaten Kepulauan Aru maupun di tiga daerah lainnya di Provinsi Maluku yang saat ini ada dalam perhelatan politik pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, memang menjadi sorotan banyak pihak dengan penafsiran yang berbeda-beda, bahkan tidak sedikit yang menafsirkan bahwa jangan-jangan Gubernur turun dalam rangka mengamankan Pasangan Calon (Palson) tertentu yang diusung Partai berlambang Moncong Putih itu.

Di Kabupaten Kepulauan Aru sendiri penafsiran seperti ini muncul dari berbagai kalangan, bahkan ada kelompok-kelompok tertentu yang telah memunculkan kritikan-kritikan halus di Sosial Media (Sosmed) yang menyindir kehadiran Gubernur Maluku serta rumbongan di Kabupaten Kepulauan Aru, seolah-olah untuk mengamankan Pasangan Calon tertentu.

Hal ini rupanya telah dipikirkan Gubernur Maluku Drs. Murad Ismael jauh-jauh hari sebelum Beliau bersama Istri Widya Pratiwi Murad dan rombongan berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Aru, sehingga terang-terangan Beliau mengklarifikasi tafsiran miring tersebut saat ada dalam pertemuan bersama Forkopimda Kabupaten Kepulauan Aru, Pimpinan OPD lingkup Pemda Kabupaten Kepulauan Aru, Penyelenggara Pemilu, tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Perempuan serta tamu undangan lainnya di Gedung Kesenian Sita Kena Dobo, Sabtu (21/11/2020).

Murad dalam sambutanya pada pertemuan dimaksud, secara tegas mengatakan bahwa kehadiran dirinya di Kabupaten Kepulauan Aru adalah murni melakukan Kunjungan Kerja dan bukan untuk melakukan kampanye politik.

Sebagai Gubernur, Beliau memiliki tanggung jawab turun ke 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku untuk memantau secara langsung apa yang telah dilakukan pemerintah ditingkat Kabupaten/Kota, apa yang masih kurang dan perlu dibantu, apa yang merupakan keluhan masyarakat dan lain-lain sebagainya.

“KPU ada? Bawalsu ada? Tolong catat ya bahwa kehadiran saya di Kabupaten Kepulauan Aru ini bukan untuk melakukan kampanye politik ya, saya hadir disini dalam kunjungan kerja, mangente apa yang dilakukan pemerintah daerah, apa yang masih kurang mungkin kita bisa bantu, apa yang menjadi keluhan rakyat mungkin kita bisa dapat masukan,”Tegas Murad.

“Sebagai ketua DPD Partai PDI-Perjuangan, wajar-wajar saja kalau saya turun kampenye untuk Pasangan Calon yang kami usung, tetapi itu itdak, tolong dicatat kehadiran saya disini adalah murni Kunjungan Kerja,”Tambahnya.

Beliau mengaku bahwa sebelum berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Aru dirinya sudah meminta ijin dari Mentri Dalam Negeri (Mendagri) dalam telah mendapat petunjuk untuk turun ke daerah-daerah dan melihat secara langsung apa yang telah dilakukan pemerintah di tingkat Kabupaten/Kota, termasuk sejauh mana penanganan Covid-19 di daerah dengan dampaknya kepada masyarakat. (Nus.M)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed