oleh

Kunjungan Presiden AS Joe Biden di PNG “ada Udang di balik Batu”

Suarapaparisa.com, Apa Sih keistimewaan PNG ???, sehingga Presiden AS nekat mengunjunginya ????. Aneh…. Ngak nyambung🤦🏿‍♂️… Kunjungan pertama dalam satu abad lamanya… !!!! Pasti ada Udang di balik batu ???.

Beberapa hal mendasar yang dapat ditaksir atas dampak kunjungan presiden AS Joe Biden di PNG. Sekalipun hanya sekedar transit untuk mengikuti KTT para pemimpin QUAD di Australia, namun maknanya mendalam, atl :

1. Langkah Joe Biden kunjungi PNG, sebagai terobosan menangkal pengaruh China di kawasan Asia – Pasifik. Selain itu, kunjungan tersebut bermakna ganda artinya; bisa saja Port Moresby, di pilih AS untuk menjadi basis angkatan lautnya dengan kesepakan pembangunan pangkalan angkatan laut AS di wilayah PNG. AS ingin menunjukan kekuatannya di kawasan Asia – Pasifik, untuk menekan penetrasi agresif pengaruh China pada negara² di kawasan Asia – Pasifik. AS memilih PNG sebagai mitra menandakan bahwa PNG sebagai kaki tangan AS di kawasan Pasifik dan secara tak langsung PNG ditugasi AS sebagai diplomat di kawasan Pasifik, diplomasi PNG adalah diplomasi AS, untuk merangkul semua negara² Pasifik bersatu di bawah komando Australia, Selandia Baru dan bosnya AS.

2. Kunjungan Joe Biden akan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Papua, maka harus diantisipasi sedini mungkin. Sebab bisa saja kunjungan Presiden AS Joe Biden di PNG memberi dampak negatif bagi Indonesia. Artinya, pasti ada demo sebagian rakyat PNG sebagai seruan berlatar solidaritas kemanusiaan atas Papua. Ataupun di wilayah Papua ada demo pihak² tertentu untuk mendesak AS & Komnas PBB berkunjung ke Papua ataupun demi meminta dukungan logistik militer asing masuk Papua dll.

3. Langkah kunjungan Joe Biden ke PNG juga secara tak langsung mau mengingatkan Indonesia bahwa posisi AS kuat di kawasan Asia – Pasifik termasuk wilayah Papua dan PNG serta kepualuan Pasifik lainnya.

4. Oleh sebab itu, sekiranya Pemerintah memperketat jalur perbatasan RI – PNG untuk mengantisipasi segala potensi ancaman dalam segala bentuk.

5. Pemerintah melalui aparat terkait sekiranya mendeteksi dan sterilisasi segala bentuk ancaman yang akan terjadi di wilayah Papua terutama di wilayah konflik pegunungan, di Jayapura dan wilayah sekitarnya.

6. Secara khusus kunjungan tersebut menyiratkan makna harafiah terkait perpanjangan masa kontrak PT. Freeport-McMoRan yang akan segera berkahir.
🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Militan Muda Indonesia
Andy S Komber 🙏🏿

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed