oleh

Meletakkan batu penjuru Gereja Ebenhaezer, Bupati Ajak Masyarakat Benjina Jaga Kerukunan umat beragama

Suarapaparisa.com Dobo, Kepulauan Aru, Bupati Kepulauan Aru, dr. Johan Gonga saat menghadiri sekaligus meletakan Batu Penjuru Gedung Baru Gereja Ebenhaezer di Kilo 1 Desa Benjina, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulauan Aru, mengajak umat di wilayah setempat untuk tetap menjaga kerukunan umat beragama, Minggu (16/5/2021).

Selain itu, Beliau juga mengajak masyarakat untuk merawat persatuan dan kesatuan, menjalin hubungan persaudaraan dan  kekeluargaan, memelihara keamanan dan ketertiban, sehingga dapat mewujudkan Kabupaten Kepulauan Aru yang lebih maju, sejahtera dan berkeadilan dalam semangat hidup orang basudara.

Dalam sambutannya lebih lanjut, Bupati dua periode itu berharap hendaknya Gereja dijadikan sebagai sarana untuk membangun relasi Horizontal (antara sesama jemaat maupun dengan masyarakat luas) dan relasi Vertikal (Relasi manusia dengan Tuhan).

Untuk itu, perlu dibangun persekutuan dialogis yang dinamis dan kreatif serta terbuka, saling mendengarkan dan saling pengertian. Selain itu Gereja harus menjadi Gereja yang mandiri dan terbuka.

“Saya mengingatkan kepada kita semua untuk mengambil makna terdalam dari sisi iman maupun moral di dalam semangat dan tekad kita membangun gereja,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, Bupati Gonga memberikan apresiasi yang tinggi atas upaya Jemaat GPM Ebenhaezer Benjina yang telah berupaya keras mendesain perencanaan di bidang sarana prasarana penunjang kebaktian Umat dengan membentuk Panitia Pembangunan Gedung Gereja Baru yang bertujuan membangun sarana Peribadahan yang representatif demi kebutuhan pelayanan di Jemaat itu.

Beliau juga berharap, Gedung gereja yang akan dibangun benar-benar menjadi gedung yang berkualitas, baik dalam hal fisik, tetapi juga utamanya dalam hal kualitas fungsi.

“Saya berharap Jemaat GPM Ebenhaezer terus menjadi duta Perubahan, Pembangunan dan duta Cinta Kasih dalam masyarakat, agar kehadiran kita dapat berdampak bagi orang lain, karena sesungguhnya hakekat Kekristenan adalah menghadirkan kebaikan Allah bagi semua orang,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu Kabupaten Aru ini, tidak lupa mengajak masyarakat Benjina untuk bersama-sama pemerintah memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, serta mengantisipasi bencana alam dan non alam lainnya.

Selain itu, mengantisipasi Hoax, Human Traficking, Narkoba, Bulling dan tindakan lainnya yang merugikan Identitas masyarakat Benjian pada khsusnya dan masyarakat Kepulauan Aru secara umum.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Aru, Muin Sogalrey, SE, Camat Aru Tengah Tonci Koljaan, Ketua klasis Aru Tengah, Sony Rumkeny, Anggota DPRD Dapil Aru Tengah, Sito Selfanay, Kapolsek Aru Tengah, IPDA Kaleb Rumtutuly serta tamu undangan lainnya. (Nus.M)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed