SP.COM,
DOBO, KEPULAUAN ARU — Kegiatan Pelatihan Matematika Gasing dengan sorotan Tema : “Kepulauan Aru Pandai Berhitung dengan Metode Gasing” dinilai berhasil meningkatkan kompetensi guru pada mata pelajaran Matematika, sekaligus diharapkan mampu mendongkrak hasil belajar peserta didik di Kepulauan Aru.
Kegiatan yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru melalui Dana BOS Afirmasi itu, berlangsung selama 15 hari, sejak 20 Juli hingga 5 Agustus 2026 dan di tutup secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohamad Jumpa, M.Si., bertempat di Aula SD Negeri 6 Dobo, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Rabu (05/08/2026).
Turut hadir Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru, Aris Frits Gainau, Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Yadi Wibowo, Kepala Bidang Pembinaan SD Thimotius Jamco, Anggota DPRD Kabir Prakon, perwakilan Telkomsel wilayah Papua dan Maluku selaku sponsor, serta para Kepala Sekolah Dasar penerima Dana BOS Afirmasi.
Wakil Bupati Mohamad Djumpa dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Matematika Gasing di Kepulauan Aru, sebab menurutnya kegiatan tersebut bukan hanya membangun kapasitas individu, melainkan menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan.
“Pelatihan tak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter pendidik agar lebih sabar, kreatif, dan mampu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa,” ujarnya.
Djumpa berharap peningkatan kompetensi guru harus terus dikawal agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh sekolah di Kepulauan Aru.
“Pelatihan bukanlah akhir, melainkan awal pengabdian untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan,” tandasnya.
Sementara itu, Emira Handayani selaku Koordinator Tim Gasing Akademik dalam laporannya menyampaikan, berdasarkan hasil evaluasi selama pelatihan, tercatat nilai rata-rata Peserta Pelatihan mengalami peningkatan secara signifikan. Hal ini menurutnya, membuktikan Metode Gasing mampu memperkuat kompetensi guru dalam mengajarkan Matematika secara lebih mudah, cepat, dan menyenangkan.
Handayani mengajak seluruh guru peserta pelatihan Matematika Gasing agar menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal nyata di sekolah masing-masing.
“Jadikan ruang kelas sebagai tempat yang paling dirindukan anak-anak karena pembelajarannya yang aktif, kreatif, dan menyenangkan,” ujarnya.
Ia berharap ilmu tersebut diterapkan dengan baik sehingga benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Kepulauan Aru.
Pada kesempatan tersebut, Perwakilan Telkomsel wilayah Papua dan Maluku selaku sponsor kegiatan, Agung Morgan Setyawan, menegaskan komitmen pihaknya terus mendukung kemajuan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Menurutnya, Telkomsel akan terus menghadirkan layanan pendidikan digital yang dapat dimanfaatkan sekolah secara gratis untuk mendukung proses pembelajaran serta memantau perkembangan hasil belajar siswa.
“Kami berharap layanan digital ini dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kepulauan Aru,” ujar Agung.
“Melalui kolaborasi ini, guru dan sekolah memiliki lebih banyak pilihan memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar,” Sambungnya.
Pelatihan yang diikuti 128 guru ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kualitas pembelajaran Matematika di sekolah-sekolah se-Kabupaten Kepulauan Aru, sehingga mampu meningkatkan prestasi belajar siswa secara berkelanjutan.(NM)






![IMG-20210413-WA0126[1]](https://suarapaparisa.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210413-WA01261-150x150.jpg)



Komentar