Dobo, Kepulauan Aru,– Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru melalui Dinas Sosial, menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat Desa Kaiwabar yang saat ini sementara mengungsi di Makoramil 1503-03/Dobo, Selasa (23/08/2022).
Bantuan berupa Tikar 16 buah, Selimut 16 buah, Biskuit 8 dos dan Beras 50 Kg, diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Aru Muin Sogalrey, SE, Danramil 1503-03/Dobo, Kapten Inf Dody Masaoy dan Kadis Sosial Rusman Bungin, SE.
Wakil Bupati berharap, masyarakat Desa Kaiwabar yang sementara mengungsi agar tetap bersabar, sambil menunggu koordinasi lintas pimpinan sampai benar-benar situasi Kamtibmas dinyatakan kondusif.
Sogalrey mengapresiasi respon Apar TNI-Polri di Aru, baik itu Polres maupun Koramil, yang dengan cepat telah mengambil langkah, melakukan avakuasi terhadap keluarga Pelaku untuk diamankan sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama.
Perlu diketahui bahwa sekitar 50 orang masyarakat Desa Kaiwabar domisili Kota Dobo yang mengungsi di Makoramil Dobo, akibat insiden dugaan tindak pidana kekerasan seksual dan pembunuhan anak di bawah umur yang dilakukan oleh terduga Pelaku OK (24 Tahun), Pekerjaan Nelayan, yang diketahui beralamat di Desa Kaiwabar, Kecamatan Aru Tengah Timur, sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Bukan hanya itu, ada juga ratusan masyarakat Desa Longgar, Kecamatan Aru Tengah Selatan yang juga dievakuasi pihak Koramil 1503-03/Dobo ke Mako Polres Aru untuk mengungsi sementara disana, karena informasi awal pasakah kejadian, beredar bahwa Pelaku adalah masyarat Desa Longgar.
Langkah yang diambil pihak apat keamanan ini dalam rangka menjaga Kamtibmas masyarakat yang sekampung dengan Pelaku, sehingga terhindar dari kekuatiran jangan sampai ada aksi balas dendam dari Keluarga Korban, masyarakat Desa Salarem. (NM)










Komentar