oleh

Pengurus Baru KONI Aru Langsung Bekerja, Fokus Pelantikan dan Persiapan POPMAL V

SP.COM, DOBO, KEPULAUAN ARU — Pengurus baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Aru masa bakti 2026–2030 tidak menunda waktu. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Timotius Kaidel, rapat perdana digelar di Cafe Gospel, Dobo, pada Kamis (29/10/2026) untuk menyusun langkah awal pengembangan olahraga daerah.

Rapat ini menetapkan dua prioritas utama: persiapan pelantikan pengurus yang akan dipimpin langsung oleh Ketua KONI Provinsi Maluku pada akhir November 2026, serta penyelenggaraan Rapat Kerja KONI Kabupaten Kepulauan Aru yang dijadwalkan pada minggu keempat November mendatang.

Pertemuan berjalan lancar di bawah arahan Wakil I Ketua Umum sekaligus Ketua Harian, David J. Laim, S.Sos., M.Si., didampingi Sekretaris Umum Johanis Arpipi, S.AP., MH dan Bendahara Umum Derman Gainau, SE.

David Laim menegaskan pentingnya kesiapan menyambut pelantikan agar seluruh proses berjalan tertib. Setelah resmi dilantik, setiap pengurus diminta segera menyusun program kerja yang terarah dan berkelanjutan, dengan fokus pada pembinaan atlet serta peningkatan prestasi.

“Sinergi antara KONI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya sangat dibutuhkan agar setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Laim.

Ia juga mengingatkan capaian pada ajang sebelumnya. Di POPMAL IV tahun 2022, Kepulauan Aru menempati peringkat keenam dengan 22 medali. Pengurus baru diharapkan mampu memacu semangat dan kerja keras untuk mendongkrak posisi tersebut pada ajang mendatang.

“Evaluasi dari masa lalu menjadi bekal kita. Kini saatnya bekerja lebih keras untuk hasil yang lebih baik,” tegasnya.

Sekretaris Umum Johanis Arpipi kemudian membacakan daftar 18 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada POPMAL V di Ambon, 18–27 Maret 2027: Akuatik (Open Water Swimming/OWS), Atletik, Biliar, Bola Basket, Bola Voli, Catur, E-Sport, Karate, Kempo, Kick Boxing, Muay Thai, Panjat Tebing, Pencak Silat, Sepak Bola, Taekwondo, Tenis Meja, Tinju, dan Wushu.

Dalam diskusi, peserta menyoroti waktu persiapan yang dinilai cukup singkat. Selain itu, muncul pula catatan penting terkait tidak diikutkannya cabang Panahan dalam daftar resmi pertandingan, padahal cabor ini merupakan salah satu andalan yang pernah menyumbang medali emas bagi Aru.(NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed