Suarapaparisa.com, Dobo, Kepulauan Aru,- Tim Kesehatan Puskesmas Siwalima melibatkan Ibu Bupati Ny. Cherly Gonga selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Aru, melakukan sosialisasi Vaksinasi bagi keluarga besar SMP Yos Sudarso, berlangsung di Aula Cendrawasih Dobo, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Sabtu (11/09/2021).

Sosialisasi ini melibatkan orang tua murid SMP Yos Sudarso Dobo mulai dari Kelas VII, Kelas VIII, dan Kelas IX.
Hadir dalam kegiatan ini selain Ibu Bupati Kepulauan Aru, Ny. Cherly Gonga, hadir juga Kepala Puskesmas Siwalima, Ibu Hadija Hasim, S.KM, Kepala SMP Yos Sudarso Dobo, RD Petrus. A. Lalamafu, S.Fils, Narasumber, dr. Fika Natalia Gonga, dr. Puskesmas Siwalima dan Para guru SMP Yos Sudarso Dobo.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Aru, Ny. Cherly Gonga dalam sambutanya pada acara pembukaan sosialisasi dimaksud mengatakan, di tengah massa Pandemi Covid-19 saat ini, para Murid perlu mendapatkan Vaksin untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh sehingga bisa terhindar dari bahaya virus Corona.
“Selain itu, dengan Vaksinasi ini diharapkan aktifitas belajar mengajar di sekokah dapat berjalan dengan baik lagi seperti sedia kala, yang mana tatap muka dengan semuanya agar proses pembelajaran dapat diterima dan dicermati dengan baik pula oleh Siswa dan Siswi sekalian,” ujar Cherly Gonga.
“Kita semua Jangan percaya dengan berita hoax yang beredar luas di kalangan masyarakat terkait dengan kegiatan vaksinasi, karena Vaksin Covid-19 sudah teruji dan aman serta halal untuk digunakan bagi masyarakat Indonesia seutuhnya,” sambungnya.
Sementara itu, dr. Fika Natalia Gonga selaku Narasumber, dalam kesempatan tersebut menjelaska bahwa ada dua jenis Vaksin yang sekarang digunakan di Indonesia, yaitu Vaksin Sinovac dan Vaksin Moderna.
Vaksin Sinovac adalah Vaksin untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2 atau COVID-19.
Vaksin Sinovac yang dikenal juga dengan nama CoronaVac, kata dr. Fika Gonga, sudah mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia.
“Penyuntikan vaksin Sinovac akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk mengenali virus yang sudah tidak aktif ini dan memproduksi antibodi untuk melawannya sehingga tidak terjadi infeksi COVID-19,” jelas dr. Fika.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa Vaksin Moderna merupakan jenis vaksin mRNA (messenger RNA). Vaksin ini tidak menggunakan virus yang dilemahkan atau dimatikan, melainkan menggunakan komponen materi genetik yang membuat sistem kekebalan tubuh memproduksi spike protein.
“Protein tersebut merupakan bagian dari permukaan virus Corona. Spike protein akan memicu sistem imun untuk menghasilkan antibodi yang bisa melindungi tubuh saat terinfeksi virus Corona,” kanya.
Fika menegaskan bahwa Vaksin Moderna juga telah mendapatkan izin penggunaan darurat untuk mencegah infeksi COVID-19 pada orang dewasa usia di atas 18 tahun.
Dari uji klinis yang sudah dilakukan, vaksin ini menunjukkan nilai efikasi, yaitu efek perlindungan terhadap COVID-19, sebesar 94,1%.
“Oleh sebab itu melalui kegiatan ini, saya harapkan kepada orang tua murid paham dan bisa mengajak anak-anaknya untuk divaksin,” harapnya.
“Sekali lagi vaksin itu bukan untuk buat orang sakit. Vaksin itu fongsinya sangat baik untuk menangkal virus baru. Jadi jangan percaya berita miring di media sosial. Mari kita semua dukung program pemerintah menuju Indonesia sehat bebas Covid-19,” tutup dr. Fika Gonga.(Nus.M)









Komentar