oleh

Si Pongi Masuk Kampus Unpatti, Priyanto : Pencegahan Karhutla Tanggungjawab Semua Komponen

SUARAPAPARISA.COM, Kampanye Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Maluku Goes to Campus Universitas Pattimura Ambon, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan Karhutla yang digagas oleh Balai Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Wilayah Maluku dan Papua dengan Kampanye bertajuk “Si Pongi Goes to Campus Bersama Kita Cegah Karhutla” di Jurusan Kehutanan, Universitas Pattimura, Kota Ambon. Kecamatan Teluk Ambon. Kota Ambon. Provinsi Maluku. Rabu 14/8/2024.

Turut hadir, Mewakili Kepala Dinas kehutanan Provinsi Maluku, Mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, Dekan Fakultas pertanian unpatti Ambon, Kepala Balai PPI wilayah Maluku dan Papua, Para Kepala UPT KLHK Provinsi Maluku, Kepala KPH Ambon, Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA), Para Dosen Fakultas Pertanian Jurusan Kehutanan dan Mahasiswa jurusan kehutanan.

Adapun kegiatan Balai PPI Wilayah Maluku dan Papua di Kampus dengan melaksanakan penanaman anakan pohon oleh beberapa undangan dan narasumber juga menyiapakan Door Prize bagi para peserta yang memenangkan Kuis, serta Talkshow tentang Pencegahan Karhutla serta Diskusi.

Priyanto, S.Hut., M.Si Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Maluku dan Papua yang diwawancarai usai kegiatan oleh awak media mengatakan bahwa, Hari ini kita telah melaksanakan kegiatan kampanye pencegahan Karhutla untuk wilayah Provinsi Maluku, khususnya di Kota Ambon, dan Tujuan dari kegiatan ini adalah menyebarluaskan informasi terkait dengan upaya-upaya pencegahan Karhutla yang saat ini telah diupayakan oleh semua pihak bukan hanya pemerintah saja, tapi harus oleh semua pihak sampai di tingkat masyarakat paling bawah.

Lanjutnya, Terkait dengan kegiatan pengendalian Karhutla ini, kita ketahui bersama bahwa ada tiga kegiatan utama yakni Pencegahan, Pemadaman dan Penanggulangan Pasca kebakaran hutan dan lahan, dan sesuai dengan apa yang disampaikan semua berdasarkan arahan bapak Presiden RI Joko Widodo bahwa dalam rangka penanganan karhutla ini, kita ada 6 (enam) langkah atau arahan yang harus kita laksanakan, dimana yang paling utama dan pertama adalah utamakan pencegahan, karena kalau kita perkuat pencegahan ‘insya Allah’, api, maka diharapkan tidak terjadi kebakaran yang lebih besar,”jelasnya.

Kemudian kegiatan ini, kami melibatkan semua komponen mulai dari unsur pemerintah dalam hal ini dari Kementerian LHK, Pemerintah Provinsi Maluku, Perguruan Tinggi dan masyarakat yang diwakili oleh Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang sudah terbekali oleh kami.

Ketika ditanyakan alasan memilih Kampus, dirinya menjelaskan bahwa, kegiatan-kegiatan ini bisa kita laksanakan dimana saja, bisa di sekolah-sekolah dan bisa di kampus juga, nah kesempatan hari ini, kami memang mengadendakan di Kampus Unpatti, lain kali mungkin kami di sekolah-sekolah, dan bisa juga di masyarakat.

Harapan kami, Pengendalian Karhutla ini, bukan dari kami BPPI saja tetapi semua stakeholder dan itu tertuang dalam PermenLHK Nomor 32 Tahun 2016 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan dan semua pemangku kepentingan atau kawasan, pemegang izin mempunyai kepentingan melaksanakan pencegahan Karhutla di daerahnya masing-masing.

“Dengan melihat apa yang terjadi selama ini, pemanasan global yang terdampak di seluruh dunia, kita tidak bisa menghindar lagi, telah terjadi perubahan iklim dan itu terjadi dimana-mana dan jika mau tetap dengan kebiasaan lama, yang notabene kita analisis sebagai penyebab, yah resiko dampaknya kita rasakan sendiri dan itu terjadi sekarang, maka itu, kita harus berbuat untuk bagaimana caranya untuk melindungi diri sendiri,”ungkapnya tutup.

Sementara itu, Ketua Panitia Franky Tutuarima, S.Hut., M,Si yang diwawancarai mengatakan bahwa, Kegiatan Kampanye Karhutla di saat ini adalah merupakan kerjasama antara Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Maluku Papua (Seksi Wilayah I Ambon) dan Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura dengan jumlah Peserta dan undangan yang berpartisipasi kurang lebih sebanyak 150 orang. Kampanye karhutla di laksanakan dalam bentuk talkshow.

Lanjutnya, Talkshow ini diharapkan mampu menjangkau mahasiswa, dosen, staf akademik, dan stakeholder terkait lainnya guna memobilisasi sebagai agen perubahan dalam upaya-upaya pencegahan karhutla di kota Ambon Provinsi Maluku sehingga ivent ini dapat menjadi media pembelajar dan penyamaan persepsi terkait pengendalian kebakaran hutan dan lahan dan lingkungan yang baik.

Tak hanya itu, kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Civitas Academica Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian UNPATTI, juga bapak dan ibu yang membantu dalam rangka suksesnya kegiatan di saat ini, “tutup Alumni Pasca Sarjana Manajemen Hutan Unppatti ini. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed