Ambon, SP. Com. Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Ambon O.Sitaniapessy.S.Pd, mengungkapkan, Proses Belajar Mengajar,yang dilakukan karena merebahnya covid 19,menganut sistim Didalam Jaringan Dan Diluar Jaringan, “Demikian disampaikannya kepada media ini, saat ditemui diruang kerjanya, Senin. 27 Juli 2020.
Dikatakan, sesuai dengan aturan yang diterapkan pemerintah, wilayah yang masih dikategori Oranye, PBM dilaksanakan secara Daring atau didalam jaringan, tidak diperkenankan tatap muka, namun PBM secara Daring ditemui beberapa kendala, seperti sumber daya guru mengoperasionalkan aplikasi yang tersedia untuk anak didik sedangkan untuk siswa bagaimana kesiapan orang tua guna menyediakan peralatan Android termasuk WiFi ataupun pulsa data dan jika semua ini terpenuhi, maka model yang dilakukan para guru pembelajaran secara Daring.
Disisi lain fakta membuktikan, saat sekolah melakukan pendaftaran ulang untuk kelas IX dan VIII secara online ternyata puluhan siswa, tidak memiliki Android, dua ratusan yang memiliki WiFi, 400 lebih yang tidak memiliki pulsa data, sehingga untuk mengatasinya sekolah bisa melaksanakan PBM dalam Jaringan tapi juga luar jaringan,” ungkapnya.
Untuk luar jaringan, dapat terpenuhi jika para siswa yang tidak punya Android, diijinkan untuk ke sekolah guna meminjam buku yang cukup tersedia, terutama untuk 10 mata pelajaran, namun saat ini siswa dilarang ke sekolah, sehingga Kepsek berharap terjadi perubahan status, dari zona orange ke kuning, sehingga siswa diziinkan untuk ke sekolah meminjam buku dan sekolah akan mengatur protokoler kesehatan, sekaligus diupayakan untuk tidak terjadi kumpul-kumpul ataupun perjumpaan dengan jumlah siswa yang banyak,” tandasnya tutup. (LY)










Komentar