Suarapaparisa.com, SMA Negeri 9 Ambon yang bermukim di desa Waiheru Atas dalam melaksanakan Ujian Sekolah memberlakukan sistim tatap muka secara onlie. Demikian disampaikan Kepala SMA Negeri 9 Waiheru Atas, Drs. Hilal Watiheluw, M.Si, saat ditemui diruang kerjanya. 25 Maret 2022.
Dijelaskan, ujian sekolah ini, berdasarkan agenda penilaian, Dinas Dikbud, yang ditujukan kepada semua SMA, SMK yang dimulai 21 Maret sampai dengan 28 Maret 2022.
Ujian sekolah berada dikelas diatur berdasarkan ketentuan,dan diawasi, perkelas batasannya 20 siswa dengan tidak menggunakan kertas dan pensil yang pasti menggunakan Ilmu teknologi dengan sistim online menggunakan komputer, laptop, termasuk HP atau Android, dengan jaringan Internet yang sudah disiapkan pihak sekolah.
Sebelum masuk dalam ujian sekolah, berbagai persiapan telah disiapkan pihak sekolah,seperti tim penyusun soal, tim verifikasi,dan soal itu disortir, dan semua soal masuk dalam kategory Nasional,yang sudah banyak diikuti para siswa, seperti,test masuk perguruan tinggi,atau masuk dunia kerja, termasuk test sekolah kedinasan, dan soal dirancang sehingga bobot soal dapat merangsang siswa untuk berpikir memecahkan masalah, tidak lagi seperti ujian sebelumnya memilih pilihan ganda, A,B,C dan seterusnya,itu sudah tidak lagi, namun sudah masuk dalam sistim, stimulus menggunakan narasi, seperti gambar tabel,” ungkap watiheluw.
Menurutnya jika menggunakan pensil kertas hasilnya tidak objektif,bisa saja terjadi kerja sama, namun jika menggunakan media laptop,komputer ,android,sangat objektif, karena dari sisi jarak, berikut aplikasi mengatur kapan mulai dan kapan berhenti, tidak ada toleransi waktu, jika ujian waktunya 100 menit tepat 100 menit berhenti. Memang sebelumnya sudah dilakukan gladi dengan melakukan simulasi, sehingga kesulitan jaringan sudah terpantau dapat digeser kemana,lagi pula siswa sudah faham, dengan begitu tingkat kendalanya kecil, dan jika sakit ikut ujian susulan,” tutup Watiheluw. (Izaak)










Komentar