Ambon, SP. Com. Proses Belajar Mengajar yang dilaksanakan pada SMA Negeri 5 Tulehu Kabupaten Malteng, terus berjalan dengan mengikuti protokol kesehatan,cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, karena masih merebahnya covid 19.
Dalam pelaksanaan PBM, dengan sistim, Dalam Jaringan (Daring) sering terkendala dengan Jaringan Telkom termasuk juga terkendala, karena siswa yang belum memiliki Ponsel Android.
Sedangkan PBM, dengan sistim Luar Jaringan (Luring) terus berjalan, namun terkendala dengan kurangnya pendampingan orang tua, yang proaktif, terhadap siswa atau anak didik, sambil menunggu guru mendatangi rumah memberikan modul pembelajaran. Selain itu guna menunjang PBM secara Daring, pihak sekolah telah memasang jaringan Telkom (Wi-Fi), didelapan titik, berada di desa Tulehu, Tenga-Tenga dan Tial, bekerja sama dengan pihak orang tua, yang anaknya siswa SMAN 5 Tulehu namun juga masih, terkendala dengan jaringan, “kata Kepala SMA Negeri 5 Tulehu Malteng, Ali Nahumarury.S.Pd, diruang kerjanya, Sabtu,19 September 2020.
Untuk itu, guna meningkatkan PBM yang lebih baik, pihak sekolah menghubung pengawas Dikbud yang diwakili Jhon Rupilu guna membahas sambil memberikan petunjuk dan disepakati serta diarahkan, untuk masuk dalam sistim Modul yang dianjurkan tatap muka, 1 minggu sekali dengan sistim Konsultasi, agar siswa atau anak didik lebih mengerti dan memahami, karena PBM sistim Daring dan Luring, penerimaan dan memahaman siswa belum efektif.
Sistim Modul dengan tatap muka Konsul ini, seminggu sekali dengan melibatkan siswa minimal 15 siswa dan berlangsung 30 menit, dan itu dilakukan bergiliran.
Terkait dengan Surat Edaran (SE) tentang pemberian pulsa dari pihak Kemendikbud, realisasinya belum berjalan, walaupun para siswa yang punya Ponsel Android, sudah didata dan terdaftar dengan nomor Ponsel di Dapodik dan sudah dikirim Ke kemendikbud.
Diharapkan dalam waktu dekat, realisasi tentang pemberian pulsa untuk PBM secara Daring terlaksana,” ungkapnya menutup. (LY)










Komentar