oleh

Angkutan Umum Kota Ambon Sepi Penumpang Akibat Corona

Ambon, SP. Com. Dampak Corona tentunya dirasakan bagi para Angkutan Umum yang ada di Kota Ambon apalagi di tambah pembatasan yang sudah di lakukan oleh Pemerintah terkait dengan jumlah penduduk di dalam angkutan hal ini tentunya berpengaruh pada jumlah pendapatan sopir angkut yang ada di terminal Mardika, Ambon.

Seperti yang di lansir oleh SP.com. Jumat (17/4) kepada salah satu Sopir angkutan Umum  Kayu tiga, Felix mengatakan bahwa, “Katong muatan seng stabil dan penyetoran nya juga zeng full lagi, cuma yang jadi masalah katong pung pendapatan harian soal kebutuhan Rumah tangga  itu amper zeng ada”

Felix juga menambahkan agar Pemerintah Kota mengerti akan kondisi sopir Angkut saat ini yang memiliki pendapatan tidak seberapa akibat dari Covid-19.

Pada lokasi yang sama Anes salah satu sopir Angkutan Air salobar  mengatakan, Pemerintah mau suru katong istirahat berarti musti ada bantuan dolo ! baru Pemerintah mau suru katong istirahat selama beberapa minggu yang penting ada bantuan dolo ! Kalau zeng katong pasti mancari tarus”

Sekarang juga sudah sulit mau dapat Rp. 200.000 saja su paleng susah itupun kalau cuma empat atau 5 oto masih bisa dapat segitu,tapi kalau semua oto angkutan keluar mau cari segitu saja sudah susah belum ditambah uang stor  serta uang minyak dan uang pulang hampir-hampir tidak ada uang pulang “,”Ujar Anes

Harapan Anes selaku sopir Angkutan mum agar  Pemerintah bisa melihat keadaan sopir Angkut, kalau bisa untuk bantu lalu bantu katong jua. (**)

 

Pewarta : SP05

Editor : Admin

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed