SUARAPAPARISA.COM, Namlea, Bupati Buru Dr Djalaludin Salampessy S.Pi.,M.Si pada acara Syukuran juara 3 lomba wisata Tingkat provinsi Maluku di Desa Hatawano Jumat 19 Januati 2023.
Turut Hadir Pj Bupati Buru Dr Djalaludin Salampessy,Sekda Buru Ilyas Hamid SH, Kadis Parawisata, Kadis BPMD Buru, Kadis PUPR Buru, Kadis Ketahanan Pangan Buru, Kadis lingkungan Hidup Buru, Wakil Raja Tagalisa Faris Waekibo, Camat Waplau Hamid Buton, Kades Hatawano untung Ahmad Hiku, Para pendamping Desa kades se Kecamatan waplau, para kades beberapa kecamatan yang di Buru, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Masyarakat Desa Hatawano.
Pj Bupati Buru dalam sambutan mengatakan
Syukuran hari ini kita manfaatkan seefektif mungkin meresmikan kegiatan pembangunan yang di Danai oleh dana Desa ini harus dilakukan secara terukur harus di buktikan dan di sebarluaskan bahwa kerja kepala desa tidak fiktif kepala Desa bekerja sama Bapedes mereka melaksanakan kegiatan dimana akuntabilitas di pertanggung jawaban,” kata Salampessy.
Tidak curiga mencurigai tidak saling menudu dan semua meresahkan manfaat dari dana desa yang ada ini,”kata Salampessy untuk Desa Hatawano kami memberikan perhatian khusus kalau di Tahun ini kita punya dua Desa mendapatkan juara, kita sudah melakukan selebrasi di Desa jikumerasa.
iya juga menyampaikan terima kades buat kades jikumerasa dan camat liliali yang sudah mempersiapkan untuk negeri ini, dan hari ini kata Salampessy kita merayakan ucapan syukur Desa Hatawano kecamatan Waplau karena prestasi membanggakan kita sebagai juara 3 prawisata Se Maluku.
Lanjut Salampessy ke depan, Air Terjun Waetina desa bara, iya juga menekan buat kadis parawisata kabupaten buru untuk di Tahun 2024 ini kita tidak boleh kalah dan harus tetap menjadi juara. Kemarin saya mendapatkan penghargaan dimana Desa sanleko juara 1 Ekowisata terbaik di Indonesia.
Maka itu kata Salampessy di Tahun 2024 ini, ada sarana prasarana yang di bangun termasuk apa yang di sampaikan oleh kades Hatawano ada sedikit sentuhan Pemerintah Kabupaten buru.
Kata Penjabat Bupati Buru masyarakat harus bersama pemerintah Desa menjaga mengelola dan mengoptimalkan apa yang sudah kita miliki dengan harapan ekonomi tumbuh dan berkembang dengan baik.
Lanjutnya, persoalan pertama juga adalah masalah keamanan dan ketertiban menyediakan sarana dan prasarana umum seperti toilet, kamar mandi, ruang ganti dan lain-lain, harus bisa di jaga dengan baik, UMKM bisa mendorong ibu penggerak PKK bisa terlibat sehingga dharma wanita dan ibu pengajian samua bisa terlibat untuk memajukan desa.
Destinasi kita sudah kita manfaatkan dengan baik dan kepada masyarakat desa Hatawano manfaatkan media sosial untuk menguploaf lokasi destinasi kita seluas-luasnya, sehingga menjadi destinasi yang aman di kunjungi,”jelasnya.
Dia juga berharap buat Kepala Desa membuat peraturan Desa kalau itu sudah ada kita dari taat Administrasi.
Iya jua mengharapkan kepada Kadis parawisata untuk memberikan dukungan. Parawisata harus kita perhatikan untuk meningkatkan ekonomi kita, dan kepada Kepala desa perencanaan sekarang untuk 2025 untuk pembangunan prawisata.
Dirinya juga mengharapkan Destinasi harus bersih karena kalau Destinasinya kotor, orang hanya berkunjung cuma 1 kali, usahakan orang berkunjung berkali -kali besok datang istri dan keluarga, daerah wisata harus Aman dan bersih dan memberikan kepuasan.
Selesai sambutan di lanjutkan dengan penyerahan 17 perahu nelayan kepada nelayan desa Hatawano oleh PJ bupati Buru Dr. Djalaludin Salampessy bersumber dana Desa dilanjutkan pengguntingan pita Jembatan Air Terjun Air Cabang Lohi sekaligus penandatangan batu prasasti.
Dalam jumpa pers di lokasi air terjun Penjabat Bupati Buru menyampaikan bahwa di Tahun 2024, Pemerintah daerah sudah mengalokasikan pembangunan jalan, yang mana menunjang ke daerah Destinasi air terjun Hatawano bisa memberikan tambahan dukungan kedepan ada tambahan lain.
Destinasi air terjun agar bisa menjadi bagian parawisata Lokal regional maupun internasional di Buru maupun Maluku secara umum.
Dirinya juga berharap selain dana pemerintah dana Desa juga di optimal mungkin sarana prawisata namun diserukan oleh Bapedes dalam menunjang pusat Distinasi wisata,”kata Salampessy. (*MT)










Komentar