oleh

FORKOPIMDA Aru Gelar RAKOR Kunjungan Presiden RI

Suarapaparisa.com, Dobo, Kepulauan Aru,- Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Aru melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka persiapan kunjungan Presiden Repoblik Indonesia Ir. H. Joko Widodo di Kabupaten Kepulauan Aru yang direncanakan pada tanggal 14 September 2022.

Rapat yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor BPKAD dipimpin oleh Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga, dihadiri Wakil Bupati Aru Muin Sogalrey, SE, Sekda Moh Djumpa dan sejumlah pimpinan OPB maupun pimpinan lebaga-lemba fertikal di Aru, minggu (11/09/2022).

Gonga berharap, kunjungan orang nomor satu Indonesia ke Kabupaten Kepulauan Aru harus mendapat sambutan meriah, sebagaimana pesan Gubernur Maluku Murad Ismail.

“Pak Gubernur Maluku meminta kunjungan Bapak Presiden RI harus meriah, anak sekolah diberikan Bendera untuk menyambut Bapak Presiden di sepanjang jalan yang akan di tentukan,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa, setibanya di Kepulauan Aru, Presiden Joko Widodo direncakan berkunjung pertama di Kantor Pos, kemudian ke Pasar Jargaria Dobo dan menuju Hotel untuk dilakukan pertemuan interen.

“Dari pihak TNI-POLRI membantu melaksanakan pengamanan, dan terkait dengan jalan yang di lalui, belum kita ketahui bersama, dan akan dilakukan pertemuan intern Forkopimda,” jelas Gonga.

Bupati memintah kepada semua di Kabupaten Kepulauan Aru untuk memasang Baleho atau spanduk ucapan selamat datang kepada Bapak Presiden RI di Bumi Jargari / Sarkwarisa.

Sementara itu Danlanal Aru, Letkol Laut (P) R. Heru Cahyono mengatakan, dari pihak TNI-POLRI mereka tetap siap dan konsen untuk masalah keamanan.

“Dengan kunjungan kedatangan Bapak Presiden RI, kita akan mendapatkan penambahan pengamanan sekitar 500 Personil dari Ambon,” terang Danlanal.

Selain itu, ada juga unsur tambahan Personil TNI Polri dari Tual. TNI dan Polri akan di tempatkan pada di Ring 3 kunjugan Presiden.

“Dari kami Lanal Aru akan mengamankan dari aspek Laut, akan di perkuat 1 (satu) KRI dan Kal P. Trangan,” jelasnya.

“Sementara berita yang kami update, Info terkahir Bapak Presiden RI tidak jadi bermalam di wilayah Kepulauan Aru,” sambung Danlanal.

Cahyono menekankan bahwa yang lebih diantisipasi adalah masalah keamanan. Para intelijen, sebelum kedatangan Presiden, suda harus mengamankan situasi lebih awal.

Lebih lanjut ditambahkan oleh Danramil 1503-03/ Dobo, Kapten Inf. Doddy Masawoy, bahwa masalah pengamanan akan dilaksanakan oleh pihak TNI-Polri.

Mereka juga akan melakukan kordinasi terkait titik-titik pengamanan yang mana yang harus di tempati.

“Jumlah personel akan kami laporkan dan untuk kendaraan, kami minta agar disiapkan dan akan kami laporkan ke Asops,” ujar Danramil.

Perlu diketahui, kesimpulan dari hasil Rapat Koordinasi tersebut adalah, semua Kendaraan sudah di atur dari Istana dan kendaraan akan dibawa oleh KM. Bahtera Nusantara, yang diketahui sudah bertolak tadi malam dari Kota Ambon menuju Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru.

Pihak TNI-Polri untuk tetap mengantisipasi adanya unjuk rasa masyarakat yang dilaksanakan sebara spontanitas.

Panitia akan menyiapkan Gedung Gor untuk temapt istirahat Pasukan keamanan yang jumlahnya sekitar 500 Personil.(NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed