Ambon, Suarapaparisa.com – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, mengajak masyarakat Negeri Kariuw menyalurkan bakatnya untuk membangun dunia usaha dan melawan kemiskinan. Selain itu, menolak konflik internal dan bertindak bersama-sama dalam mengatasi masalah membawa manfaat jangka panjang bagi semua pihak.
“Proses pembangunan rumah ini tidak mudah karena di awali dengan kejadian yang penuh dengan duka dan air mata sehingga apa yang diberikan negara kepada rakyat harus kita jaga bersama,” ajaknya saat menghadiri
kegiatan penyerahan kunci dan pemanfaatan rumah khusus kepada masyarakat Kariuw, yang ditandai dengan pemberian kunci rumah secara simbolis di Gereja Ebenhaezer, Negeri Kariuw, Rabu, 6 Maret 2024.
Menurutnya, wilayah Maluku memiliki potensi sumber daya alam yang baik untuk membuka lapangan pekerjaan oleh pemerintah. Olehnya itu, wilayah ini harus aman agar ruang usaha dapat terbuka dan menarik investor untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Jangan ada lagi konflik-konflik di wilayah Maluku ini, sehingga kedepan kita bisa siapkan anak cucu mencapai masa depan yang lebih baik,” harapnya.
Kepada pihak PUPR, Kapolda berharap agar dalam proses pembangunan rumah di Kariuw dapat dilakukan secara merata sehingga tidak ada persoalan lagi di antara masyarakat.
“Dan ini adalah wujud kepedulian dari Bapak Presiden RI bahwa Negara harus hadir di tengah tengah kehidupan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Pejabat Bupati Maluku Tengah menyampaikan atas nama Pemerintah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PUPR atas kerja keras dan dedikasinya dalam pembangunan rumah bagi masyarakat Negeri Kariuw.
“Kepada seluruh masyarakat yang menjadi penerima hunian yang telah di bangun, kita harus bersyukur serta berterima kasih atas rumah yang telah di bangun dan diharapkan dapat merasa aman dan nyaman di dalam bangunan tersebut,” harapnya.
Direktur Jendral Perumahan Khusus PUPR yang diwakili Prakarsa Yoga ST. MT, (Kasubdit Rusus Wilayah 3 ), mengatakan, pembangunan rumah kusus merupakan usulan dari kabupaten Maluku Tengah. “Rumah khusus yang dibangun ini tipe 5.6. Yang sudah dibangun sebanyak 50 unit,” ungkapnya.
Atas nama masyarakat Kariuw, Pejabat Negeri Kariuw Pieter Radjawane memberikan apresiasinya kepada semua pihak yang sudah membantu sehingga pembangunan rumah khusus ini dilakukan.
“Atas nama warga kami melihat Negara hadir untuk masyarakat, memang ini merupakan awal 50 unit dan kami tetap menunggu pembangunan berikutnya yang akan dilaksanakan,” ujarnya.
Pejabat Negeri Kariuw juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku dan Pangdam XVI/Pattimura bersama personelnya yang telah melakukan pengamanan di negeri Kariuw hingga saat ini.
“Kami masih kekurangan air bersih untuk 50 unit rumah yang telah dibangun dan beberapa rumah warga lainnya, kami harapkan adanya tindakan dari pemerintah agar kami bisa mendapatkan air bersih,” tambahnya.
Untuk diketahui, usai kegiatan penyerahan rumah khusus, Kapolda dan Pangdam bersama rombongan juga meninjau Pos BKO Ramil, Raider 733/Masariku di Perbatasan Negeri Kariuw & Negeri Pelauw. Mereka juga meninjau Mako Polsek Pulau Haruku, serta Mako Koramil 1504/07 Pulau Haruku.
Setelah makan siang bersama, Kapolda, Pangdam dan rombongan kembali menuju Masjid Al-Muhajirin di Dusun Ori untuk melaksanakan Sholat Duhur bersama masyarakat. Selanjutnya, rombongan kembali menggunakan Kapal Polairud Polda Maluku menuju Pelabuhan Tulehu. (E.M)










Komentar