Suarapaparisa.com, Dobo, Kepulauan Aru,- Bertempat di Gedung Kesenian Sita Kena Dobo, Pemerintah Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru menggelar Musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrembang-RKP) tingkat kecamatan untuk tahun anggaran 2024 mendatang, yang melibatkan desa-desa se-Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Selasa (21/03/2023).
Hadir pada acara pembukaan, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Jefri Tabela S,Sos, mewakili Bupati Kepulauan Aru, Pejabat Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopinca) Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Para Lurah, Para Kades, Ketua-Ketua BPD se-Kecamatan Pulau-Pulau Aru dan tamu undangan lainnya.
Bupati Kepulauan Aru dalam sambutannya yang di bacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Jefri Tabela S,Sos, mengatakan, Musrenbang tingkat kecamatan merupakan Forum antar para pelaku pembangunan dalam rangka menyusun rencana kerja pembangunan Daerah di tingkat Kecamatan.
Selain itu, pelaksanaan Musrenbang bertujuan untuk mendapatkan masukan dalam rangka menyusun RKPD Kabupaten serta sinkronisasi agenda dan prioritas pembangunan Kecamatan yang memerlukan dukungan pendanaan baik yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi maupun APBN.
“Diharapkan pelaksanaan musrembang ini menjadi media interaktif bagi segenap stakeholders kecamatan untuk menetapkan program dan kegiatan kecamatan serta rekomendasi kebijakan guna mendukung implementasi program atau kegiatan tahun anggaran berikutnya.” Ucap Jefri mewakili Bupati.
Lebih lanjut Gonga berharap adanya komitmen bersama diantara para pemangku kepentingan kecamatan dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, transparan dan akuntabel yang menjadi tolak ukur akuntabilitas, profesionalisme dan bobot pelayanon publik dewasa ini.
“Sebab, perencanaan pembangunan yang tidak transparan dan akuntabel akan menimbulkan pencitraan yang negative terhadap kualitas pelayanan aparatur Pemerintah,” tandas Bupati.
“Disinilah, hakekat dan arti penting dari Musrenbang,” sambungnya.
Bupati berharap di tahun 2024 mendatang, program-program prioritas pembangunan pada upaya pencapaian Visi Kabupaten Kepulauan Aru yang dibahas dalam Musrembangan Kecamatan Pulau-Pulau Aru, harus berfokus pada urusan-urusan sebagai berikut : Pertama; Peningkatan Proritas Pembangunan Perikanan dan Kelautan. Kedua; Prioritas Pembangunan Pertanian, kehutanan dan peternakan. Ketiga; Prioritas Pembangunan Industri Perdagangan dan Koperasi. Keempat; Prioritas Pembangunan Pariwisata dan Budaya. Kelima; Prioritas Pembangunan Perhubungan, Infrastruktur dan Permukiman. Keenam; Prioritas Pembangunan Pendidikan, Prioritas Pembangunan Kesehatan, Prioritas Pembangunan Agama, Prioritas Pembangunan Sosial. Dan yang ketuju; Prioritas Pembangunan Hukum dan HAM serta Prioritas Pembangunan Bidang Perempuan dan Anak, Prioritas Pembangunan Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah.
“Program pembangunan ini saya harapkan dapat menjawab permasalahan mendasar dan faktual serta iklim yang kondusif dan dinamis sehingga dapat menjamin keberlanjutan proses pembangunan untuk tahun-tahun mendatang. Disamping itu kita harapkan pembangunan tahun 2023 dapat memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat dengan mempertimbangkan kondisi dan potensi masing-masing desa” harap Gonga.
Upaya-upaya tersebut, kata Gonga, sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama komitmen bersama antara masyarakat, pemerintah, legislatif dan pemangku kepentingan pembangunan daerah lainnya.
“Untuk itu melalui musrembang ini saya harapkan berbagai program dan kegiatan yang diusulkan tahun 2023 dapat didiskusikan serta dikritisi secara konstruktif dan komprehensif, memperhatikan kondisi faktual seperti ancaman resesi ekonomi global dan kebencanaan, sehingga alokasi dana untuk kondisi Force Majore dalam kedaruratan tidak bisa diabaikan,’’ tutupnya.(**)










Komentar