Suarapaparisa.com, Sangat lucu, melihat gelagat Porpol dan Capres dadakan, Mengapa ???, Masa penetapan Capres belum tiba, nama dan Parpol pendukung pun, belum terdaftar secara resmi di KPU RI sebagai kandidat Capres pada perhelatan Pemilu pada 2024 mendatang, namun mereka nekat curi Start sebelum finalisasi waktu kampanye oleh penyelenggara. Sangat jelas, terlihat sikap ambisius dan serakah akan kekuasaan oleh Parpol dan Capres yang diusung. Penentuan jadwal KPU RI atas mekanisme Pilpres, Pilkada dan Pileg, seolah tak dipedulikan. Kampanye safari politik adalah wujud dari ketidakkonsistennya pihak penyelenggara dan pengawas Pemilu. Sangat tak adil dan kasihan melihat Parpol lain yang tenang dan santun dalam tahapan Pemilu.
Pemerintah dalam hal ini, Menkopolhukam, Mendagri dan Menkumham dan DPR RI, dan Ombudsman RI, hendaknya memanggil KPU RI dan Bawaslu RI untuk tegas dalam memetakan tahapan Pemilu agar situasi publik aman dan terkendali. Tahapan pemilu belum tiba masa kampanye secara resmi dan kandidat Capres pun belum final secara aturan hukum, jadi para Parpol dan Capres yang haus kekuasaan harus diberi sanksi berupa teguran keras oleh pihak penyelenggara agar paham tata laksana tahapan Pemilu. Kalau hanya sekedar mengususng calon dan deklarasi, masih dapat dimaklumi, namun jika Parpol dan Calon terusung, tanpa izin penyelenggara melakukan kampanye terbuka, dapat dikategorikan sebagai pelanggaran tahapan Pemilu.
Saat ini, situasi politik harus tenang dan semua pihak harus bersatu dan fokus untuk mendukung perhelatan KTT G-20. Semua pihak harus bersatu mendukung program Nawacita Pemerintah dalam upaya menghadapi masa transisi dan gejolak ekonomi dunia saat ini.
Andy S Komber 🙏🏼
Suara anak Papua








Komentar