SP.COM, Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026 dimaknai Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Maluku sebagai sarana refleksi untuk memperkuat nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat hidup orang basudara di tanah Maluku.
Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku, Faisal S. Hayoto, mengajak seluruh generasi muda di Maluku untuk menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momentum memperkuat rasa persaudaraan, menjaga perdamaian, serta mempererat keharmonisan hidup masyarakat di tengah keberagaman.
Menurutnya, keteladanan Nabi Ibrahim Alaihissalam dan Nabi Ismail Alaihissalam mengandung pesan moral yang sangat kuat tentang ketaatan, kesabaran, keikhlasan, dan pengorbanan demi menjalankan perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Nilai-nilai tersebut, kata Faisal, harus menjadi inspirasi bagi pemuda Maluku untuk terus menjaga persatuan dan menjadi pelopor dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
“Momentum Hari Raya Idul Adha Tahun 2026 ini harus menjadi pengingat bagi seluruh pemuda agar menjadi pelopor dan garda terdepan dalam menjaga keharmonisan hidup orang basudara di Maluku. Filosofi orang Maluku mengatakan potong di kuku rasa di daging, yang berarti ketika saudara merasakan kesusahan maka kita semua ikut merasakan dan wajib saling menjaga,” ujar Faisal S. Hayoto.
Ia mengatakan bahwa semangat berkurban tidak hanya dimaknai melalui penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang bagaimana seseorang mampu mengorbankan ego, kepentingan pribadi, serta menghadirkan manfaat dan kepedulian bagi sesama manusia.
Menurut Faisal, semangat berkurban harus diwujudkan dalam tindakan nyata berupa saling membantu, menjaga persaudaraan, memperkuat solidaritas sosial, serta merawat perdamaian di tengah kehidupan masyarakat Maluku yang plural dan penuh nilai kekeluargaan.
“Pemuda harus hadir menjadi bagian dari solusi sosial. Semangat kurban mengajarkan kita untuk peduli terhadap sesama, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta menjaga nilai persaudaraan tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan,” katanya.
Faisal juga menegaskan bahwa generasi muda Maluku memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga warisan nilai-nilai persaudaraan yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Maluku dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
Menurutnya, kehidupan orang basudara harus terus dirawat melalui sikap saling menghormati, saling menghargai, dan menjaga komunikasi yang baik antar sesama anak negeri.
Ia menilai bahwa di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus informasi saat ini, pemuda harus mampu menjadi penyejuk di tengah masyarakat dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Pemuda Maluku harus menjadi contoh dalam menjaga kedamaian. Jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merusak persaudaraan. Kita harus terus menjaga semangat hidup orang basudara sebagai identitas masyarakat Maluku,” tambahnya.
Selain itu, DPD KNPI Provinsi Maluku juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial terhadap masyarakat kecil dan mereka yang membutuhkan perhatian bersama.
Menurut Faisal, nilai pengorbanan dalam Idul Adha harus mampu menghadirkan rasa empati dan semangat berbagi di tengah kehidupan masyarakat, terutama dalam kondisi ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.
“Makna kurban bukan hanya soal memberi, tetapi tentang keikhlasan untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Inilah nilai kemanusiaan yang harus terus tumbuh dalam kehidupan generasi muda,” ujarnya.
Selain menjadi momentum spiritual, Idul Adha juga dinilai sebagai sarana memperkuat hubungan kemanusiaan dan menjaga toleransi antarumat beragama di Maluku.
DPD KNPI Provinsi Maluku berharap semangat pengorbanan dan keikhlasan yang terkandung dalam Hari Raya Idul Adha dapat terus tumbuh dalam kehidupan generasi muda sebagai pondasi membangun Maluku yang aman, damai, harmonis, dan penuh rasa persaudaraan.
Di akhir penyampaiannya, Faisal S. Hayoto atas nama DPD KNPI Provinsi Maluku menyampaikan ucapan Selamat Merayakan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah Tahun 2026 kepada seluruh umat Muslim di Provinsi Maluku.
“Selamat Merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026. Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya. (*










Komentar