Suarapaparisa.com, Pelaksanaan OTSUS di tanah Papua berjalan tak membuahkan hasil yang maksimal. 20 tahun sejak 2001, perkembangan Papua atas OTSUS tak memberi dampak positif atas warna arti dan manfaat OTSUS di Tanah Papua. Banyak pelanggaran finansial oleh pejabat pemerintah di Papua. Korupsi merajalela, tingkat kemiskinan meningkat, tak ada transparansi anggaran, serapan anggaran tak tersentuh rakyat di berbagai pelosok Papua, laporan asal bapa senang, pemeriksa keuangan tak berdampak, dana Otsus daaaiagunakan tanpa arah dan tujuan yang jelas, pertanggungjawabannya pun tak terpublikasi dengan baik. Para Pejabat menari-ria, berjudi dan berpesta proyek, sedangkan rakyat tetaplah menderita dan bangkit melawan Negara. Kesejahteraan dan kakmuran hanya slogan belaka, akibat tak ada sistim pengawasan khusus dari Pemerintah Papua atas kuasa pengguna anggaran.
Melihat, menimbang dan mendalami berbagai aspek atas gejolak konflik yang timbul dan ketidak berhasilan OTSUS jilid satu (1), maka SOLUSI utama untuk mewujudnyatakan perhatian dan kasih sayang Negara melalui kebijakan OTSUS di tanah Papua ialah dengan beberapa pilihan berikut, dan mohon pertimbangan Pemerintah :
1. *Membentuk Badan Khusus Pengawasan OTSUS Papua*, melalui Keppres/Perpres.
2. Membentuk Dirjend/Deputi Khusus Pengawasan OTSUS Papua melalui Kementerian Dalam Negeri( Kemendagri), atau Kantor Staf Presiden (KSP) dan atau Deputi khusus Bidang Pengawasan di Badan Khusus Percepatan Pembangunan Papua (BKP3).
3. Harus ada utusan khusus atau Staf khusus Presiden, Bidang Pengawasan OTSUS Papua, untuk memantau, mengawasi dan melaporkan tahapan perkembangan pelaksanaan OTSUS Papua langsung kepada Presiden setiap saat.
4. Pemerintah baik pusat maupun daerah, membuka Layanan khusus aduan masyarakat secara on-line dan Off line untuk transparansi pelaksanaan OTSUS Papua. Agar ada sinkronisasi antara data pemerintah dan masyarakat Papua yang mendapat perhatian negara melalui kebijakan Otsus.
Cintah Kasih Menyatukan segala Perbedaan dan Merah Putih kan Tanah Papua. (ASK)
🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨
Salam Persatuan,
Salam Hormat,
Andy S Komber🙏🏿🇲🇨









Komentar