SUARAPAPARISA.COM, Upaya Pemerintah Kota Ambon dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana kembali menunjukkan hasil nyata. Bantuan hibah 1 unit mobil truk tangki air dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia resmi tiba di Kota Ambon pada Jumat, 2/01/2026.
Armada tersebut dijemput langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Frits Raimond M. Tatipikalawan, untuk selanjutnya dioperasionalkan sebagai bagian dari armada siaga kebencanaan Pemkot Ambon.
Kedatangan bantuan ini bukanlah proses yang instan. Mobil tangki air tersebut merupakan hasil dari usulan dan perjuangan Pemerintah Kota Ambon yang dikawal secara intensif melalui lobi Kepala BPBD Kota Ambon kepada pemerintah pusat, khususnya BNPB RI. Usulan tersebut disertai data kerawanan bencana, kondisi geografis wilayah, serta kebutuhan riil masyarakat Ambon saat menghadapi situasi darurat.
Kepala BPBD Kota Ambon, Frits Raimond M. Tatipikalawan, menjelaskan bahwa Kota Ambon memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, mulai dari longsor, banjir, hingga bencana hidrometeorologi yang kerap berdampak pada terganggunya layanan dasar masyarakat.
“Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak saat bencana terjadi. Karena itu, keberadaan mobil truk tangki air ini sangat strategis dan akan langsung kami siagakan untuk mendukung operasi tanggap darurat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa lobi dan koordinasi yang dilakukan BPBD tidak hanya berfokus pada pengadaan armada, tetapi juga merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat sistem kesiapsiagaan daerah. Proses komunikasi dengan BNPB dilakukan secara berkelanjutan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Komisi VIII DPR RI.
Sebelumnya, bantuan tersebut telah diserahkan secara simbolis dalam pertemuan resmi bersama Komisi VIII DPR RI yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku, Lantai 6, pada 11 Desember 2025. Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Ambon menegaskan kembali kebutuhan daerah akan dukungan peralatan dan logistik kebencanaan, seiring dengan status Ambon sebagai salah satu wilayah rawan bencana di Provinsi Maluku.
Frits menyampaikan bahwa mobil truk tangki air ini akan menjadi bagian dari armada utama BPBD Kota Ambon dan terintegrasi dengan sistem layanan darurat, termasuk Call Center 112, sehingga dapat dikerahkan dengan cepat ketika terjadi bencana maupun kondisi darurat lainnya.
“Kami pastikan armada ini dikelola secara profesional dan digunakan sesuai peruntukannya, demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah Kota Ambon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNPB RI atas respon positif terhadap usulan daerah. Dukungan ini dinilai sebagai bentuk kehadiran negara dalam memperkuat kapasitas pemerintah daerah menghadapi risiko bencana yang terus meningkat akibat perubahan iklim dan faktor lingkungan lainnya.
Dengan tibanya mobil hibah BNPB tersebut, Pemkot Ambon optimistis kecepatan respon, jangkauan pelayanan darurat, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, khususnya air bersih, dapat ditingkatkan secara signifikan.
Ke depan, Pemerintah Kota Ambon berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat, termasuk dukungan terhadap kebutuhan peralatan kebencanaan lainnya, logistik darurat, serta program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana demi mewujudkan Ambon yang lebih tangguh dan siap menghadapi bencana. (*










Komentar