oleh

Polda Maluku Menyampaikan Kegagalan Jose Martines da Costa Peserta Seleksi Bintara Polri Jalur Rekrutmen Proaktif  Tahun 2022

Ambon. Suarapaparisa.com, Kepolisian Daerah Maluku menyampaikan kegagalan yang dialami Jose Martines da Costa, salah satu peserta seleksi  Bintara Polri jalur Rekrutmen Proaktif (Rekpro), tahun 2022. Demikian Rilise kami terima dari Humas Polda Maluku, 23 Desember 2022.

Dijelaskan pihak Polda, kegagalan Jose Martines da Costa, pemuda asal desa Oirata Barat, Kecamatan Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya sekaligus dapat menjawab ketidak puasan orang tua calon siswa, seperti KBP dr.Aris Sukarno, Kabiddokkes Maluku mengaku, hasil pemeriksaan kesehatan pertama dan kedua, pada pemeriksaan pertama terhadap Martines terdapat beberapa kekurangan, yakni terdapat bekas luka diwajah, serta berat badan Anderweight  dari standar yang ditetapkan. Sdr. Aiehingga berpengaruh pada akumulasi penilaian.

Selaih itu saat pemeriksaan Nadi dalam terisi, Nadi Martines berdetak  cepat,seharusnya berdetak dibawah 100 kali, permenit, namun Nadinya berdetak 115 permenit, dengan tensi 131/81 Mm Hg, ini disimpulkan agak tinggi. Kemudian pemeriksaan kesehatan tahap kedua, dalam pemeriksaan laboratorium, salah satu item pemeriksaan yakni, hipatites rapid ditemukan HbsAg. dr. Aris juga saat akan dilakukan pemeriksaan, seluruh casis menandatangani diatas meterai dan bersifat final, ini tidak hanya berlaku di-Maluku ,tapi diseluruh Polda.

Kemudian salah satu poin persetujuan itu berbunyi, hasil pemeriksaan ini, tidak dapat dibandingkan dengan hasil pemeriksaan luar manapun,apalagi sudah satu bulan lamanya. Dijelaskan pula, hipatites terbagi dua ada yang akut dan ada yang kronis, yang akut kurang dari 6 bulan biasa sembuh sendiri, Misalkan pemeriksaan awal hasil laboratorium HbsAg reaktif diwaktu yang berbeda, didapatkan hasil non reaktif. 

Menurutnya pengumuman hasi dilakukan pada setiap tahap verifikasi, Untuk verifikasi terdapat dua tahap,yakni tahap pertama dilakukan setelah pemeriksaan kesehatan,seperti CAT Akademik, CAT uji Akademik, uji jasmani dan Antropometri.

Untuk pengumuman Verifikasi tahap dua, didilakan setelah hasil pemeriksaan PMK II dan PSl II, serta pemeriksaan administrasi tahap II, Menurut dr.Aris didalam seleksi apapun, tentu akan diambil hasil dari peserta, yang paling memenuhi standar, yang ditetapkan. dr Aris mengatakan  bukan hanya Martines saja yang tidak puas, ketidak puasan yang sama juga pernah dialami salah satu Taruna Akpol 2021, kala itu sejumlah 8 casis akan diberangkatkan, mengikuti seleksi tingkat pusat, salah satu persyaratan sebelum berangkat yaitu hasil test covid 19 hasil test ternyata 3 casis dinyatakan positif ketiganya tidak jadi diberangkatkan, untuk mengikuti seleksi Taruna Akpol tingkat pusat.

Dr Aris meminta agar Martines jangan patah semangat teruslah berlatih, dan persiapkan denganbaik mental dan pisik, sehingga tahun depan biasa mencoba kembali, masih terbuka waktu dankesempatan tutup dr.Aris (Izk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed