Suarapaparisa.com, Kunjungan Presiden Ir. H. Joko Widodo beserya delegasi perwakilan RI ke Jerman G-7, Ukraina, Russia, dan Uni Emirat membawa Misi khusus (Misi Perdamaian Dunia) selain dari misi ekonomi, sosial dan politik luar negeri. Tersirat pesan khusus untuk bapa Presiden dan delegasi perwakilan Indonesia, berhati-hatilah dalam statement dan berhitunglah baik, sebelum melangkah dalam arah politik LN Indonesia “topksotra entimoris”, baiknya Indonesia berjalan Abu-abu tanpa jejak. Ngeri๐ซฃ Jika membaca taktik trapostikolis pendiri dan negara yang tergabung dalam G-7, dapat disimpulkan bahwa ada misteri yang terselubung dalam Visi & Misi Agenda G-7 untuk merancang tatanan dunia di masa depan. Agenda besar G-7 yang di setting untuk menguasai dunia dengan Misi utama kekuasaan diantara konflik segi lima benua, namun terbaluti oleh konotasi = “Paradoksal Hiperbola”, seolah berjalan dalam alunan perdamaian dunia.
NATO vs CSTO tegang atas konflik di Asia Kecil, di Timur Tengah, semenanjung Grimea, Taiwan dan Ukraina. G-7, B-20 dan G-20 hanya pelengkap negosiasi misi utama. Negara-negara subditor mulai bersatu merangkul dan membangun kekuatan baru, perang dagang dan IPTEK kian memanaskan suhu geo politik dunia. Sementara di balik layar barisan blok telah siaga, menunggu komando untuk menekan tombol nuklir ๐ฅ๐ซฃ, dan menentukan siapa pemilik dan penguasa jagat.
*Sikap Indonesia di G-7 sebagai SOLUSI atl :*
1. *Tegas;* Seruan Perdamaian Dunia dalam Cinta Kasih, Penghentian Perang dan tragedi kemanusiaan yaang berdampak buruk bagi keberlangsungan kehidupan makhluk hidup dan kerusakan alam.
2. G-7 hanya bekerjasama dalam bidang Industri dan politis dan ekonomi, sebab itu, Indonesia mengusulkan dan meminta Forum G-7, membentuk SATGAS Perdamaian dunia dan berkolaborasi dengan visi utama Kemanusiaan PBB agar ada keadilan dan kemakmuran bagi seluruh negara di dunia.
3. Indonesia menjalin kerjasama bersama negara blok G-7 dalam bidang Ristek dan Inovasi industri Manufaktur dalam rangka peningkatan taraf ekonomi di negara- negara berkembang. Untuk politik *Tidak* Mengapa ??? Sebab, politik LN Indonesia *Bebas dan Aktif*
4. Delegasi Indonesia dapat menyarankan forum G-7 untuk tetap menahan diri atas ketidakpastian situasi global pasca Pandemik Covid-19 dan tragedi bencana alam, dampak perang yang melanda berbagai negara di dunia, serta mengajak semua negara G-7 untuk berpartisipasi dala misi kemanusiaan untuk seluruh dunia dan meminta Forum G-7 untuk bekerjasama mencari solusi untuk mengatasi konflik di berbagai negara termasuk konflik antara Russia dan Ukraina.
5. Indonesia mengapresiasi negara G-7 yang telah membantu peningkatan mutu dan kualitas Industrialisasi, ekonomi dan IPTEK dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas hidup manusia di dunia internasional.
6. Indonesia sebagai Presiden si G-20, secara resmi mengundang negara-negara G-7 untuk hadir pada KTT G-20 di Bali Indonesia.
7. Indonesia membuka wacana Investasi dengan memaparkan sedikit arah haluan dan potensi SDA untuk menarik minat Investor dari KTT G-7.
Semoga KTT G-7, pertemuan bilateral antara Indonesia Rusia dan Ukraina serta Uni Emirat Arab, dapat membuahkan hasil yang baik demi misi perdamaian Dunia. Teriring salam dan doa kami di Tanah Papua, hati-hati dan selalu waspada bapa Presiden dan para delegasi. Sukses selalu. Amin..๐คฒ๐ฟ๐คฒ๐ฟ๐๐ฟ๐๐ฟ ๐๐ฟ
*Cinta Kasih adalah Jalan menuju Perdamaian Dunia*
๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ
Andy S Komber๐๐ผ










Komentar