oleh

Sambut Perayaan PASKAH Kristus, Jemaat GPM Dobo Laksanakan Gerak Jalan Empang

Suarapaparisa.com, Dobo, Kepulauan Aru,- Dalam rangka menyambut perayaan Paskah Kristus tahun 2023, Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi (PHBG), Jemaat Dobo, Klasis Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Sinode Gereja Protestan Maluku, melaksanakan perlombaan Gerak Jalan Empang.

Kegiatan yang berlangsung, Rabu (05/04/2023 itu, mengikutsertakan 28 Sektor pelayanan di Jemaat GPM Dobo, yang terdiri dari masing-masing sektor satu regu, dengan jumlah peserta per regu sebanyak 21 orang di tambah pimpinan regu, yang dikolaborasi antara laki-laki dan perempuan GPM.

Ketua Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi Jemaat GPM Dobo, Nikolas Atua, S. Pd dalam keterangannya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk memaknai karya-karya keselamatan penebusan dosa seluruh umat manusia dan dunia oleh Yesus Kristus dalam siksa dan penderitaannya, termasuk memaknai karya Kematian dan Kebangkitan.

“Sekaligus ini juga merupakan momentum untuk menjaga dan merawat silaturahmi antar sesama umat beragama, khususnya umat bergereja di Bumi Jar Garia yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Atua menjelaskan bahwa Gerak Jalan Empang ini merupakan kegiatan awal atau pra untuk masuk pada kegiatan-kegiatan berikutnya, saat memasuki inti perayaan Paskah Kristus yang jatuh pada hari Sabtu, tanggal 8 April 2023 sebagai malam Paskah.

“Akan ada juga banyak kegiatan, puji-pujian, kebaktian, diskusi dan lomba pembacaan Alkitab dan lain-lain sebagainya,” sambungnya.

Selain itu, lanjut Atua, Kegiatan ini juga merupakan batu loncatan bagi Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi Jemaat GPM Dobo agar pada momen HUT GPM yang jatuh pada tanggal 6 september 2023 mendatang, akan dilaksanakan kegiatan atau perlombaan yang lebih besar lagi, dengan melibatkan banyak pihak, baik itu dari Saudara-Saudari Muslim maupun dari Basudara dedominasi Gereja-Gereja Tetangga serta Basudara Umat Katolik di Kota Dobo dan sekitarnya.

“Prinsipnya, bagaimana menjalin kebersamaan sebagai umat kristen, umat beragama, dapat menjaga persatuan dan menjaga kebersamaan,sebagai orang – orang beragama di Kabupaten Kepulauan Aru,’’ terangnya.

“Kegiatan baris goyang empang ini sudah sejak lama kami tidak laksanakan, mengingat Pandemi Covid-19 sehingga semua kegiatan hari-hari besar gerejawi di tiadakan sementara dan pada hari ini kami panitia hari – hari besar gerejawi baru kembali melaksanakan kegiatan seperti ini lagi,’’ tutup Ketua Panitia. (NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed