Suarapaparisa..com, Setiap tanggal 5 Juni diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Enviroment Day namun di Provinsi Maluku Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023 Akan Dilaksanakan pada tanggal 22 juni 2023 sebagai bentuk pengingat dan upaya untuk menjaga bumi. Tahun ini, Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023 adalah Perangi Polusi Plastik Untuk Bumi yang lebih hijau dengan mengusung kampanye #beatplasticpollution.
Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku mengadakan program bersih-bersih Pesisir (Coastal Clean Up) yang berlokasi di bawah JMP galala dan rumah tiga, sabtu, (10/06/2023)
Kepala dinas Lingkungan hidup Provinsi Maluku Drs. Roy Siauta,M.Si dalam arahannya mengatakan Polusi Plastik adalah Ancaman nyata yang berdampak pada keberlangsungan ekosistem lingkungan termasuk makluk hidup diseluruh dunia. Diproyeksikan oleh UNEP bahwa pada tahun 2040 akan terdapat 29 juta ton plastik yang masuk ke perairan dan mencemari ekosistem perairan.
Siauta mengatakan, Coastal Clean up merupakan salah satu upaya pemerintah, stakeholders terkait dan seluruh masyarakat yang terus dilakukan untuk mengurangi penumpukan sampah plastik yang terbuang ke lingkungan pesisir.
Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan salah satu kebijakan strategis pemerintah yakni melakukan pengurangan penumpukan sampah dari sumber sebesar 30% dan penangan tumpukan sampah dilingkungan sebesar 70% pada 2025 ujarnya.
Senada dengan Tema hari lingkungan hidup sedunia tahun 2023, coastal clean up merupakan salah satu solusi untuk menekan laju peningkatan polusi plastik di dunia, oleh sebab itu melalui momen peringatan hari lingkungan hidup sedunia, pemerintah bekerjasama dengan stakeholders terkait dan masyarakat melakukan kegiatan Coastal clean up secara serentak di seluruh indonesia 10 juni 2023.
Kegiatan hari ini juga melibatkan ASN Pemerintah Provinsi, Kodam XVI Pattimura, Pertamina Integrated Wayame, mitra kerja /pelaku usaha, kelompok peduli sungai dengan masyarakat yang jumlahnya kurang lebih 330 peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan target Pemerintah untuk mengurangi dan menangani sampah khususnya sampah plastik dapat terealisasi dengan maksimal,dan saya juga mengajak kita semua untuk terus melakukan aksi pemulihan lingkungan dari polusi plastik tidak hanya melalui aksi bersih-bersih Pesisir yang akan kita lakukan disaat ini tetapi dalam setiap aksi nyata dilingkungan tempat tinggal masing-masing, tandasnya.
Total Sampah terkumpul hari ini untuk 2 lokasi Pesisir pantai Galala dan rumah tiga,
Plastik = 1.029,5 Kg (1, 0295 Ton)
Non Plastik (campur) = 2.693 Kg (2, 693 Ton)
Total = 3.722,5 Kg
(3,722 Ton)
Sebelum menutup arahannya siauta menghimbau Marilah jadi duta-duta lingkungan dimanapun kita berada dan terus mengedukasi kan diri sendiri, keluarga maupun masyarakat bahwa sampah plastik adalah ancaman yang dapat menjadi bencana ketika tidak segera dikelola dengan baik. (Emly)










Komentar