oleh

High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Maluku Damka Ketersediaan dan Keterjangkauan Harga Bapok Jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

Suarapaparisa.com – Rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Maluku Damka Ketersediaan dan Keterjangkauan Harga Bapok Jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.Bertempat di Aula Lt. 7 Kantor Gubernur Maluku, Jl. Pattimura No. I, Kel. Uritetu, Kec. Sirimau, Kota Ambon, Kamis,(30/11/2023).

Turut hadir Kegiatan ini, Irjen Pol. (Purn) Drs. Murad Ismail, S.H., M.H. (Gubernur Maluku), Brigjen TNI Anton Irianto Popang, S.H. (Kabinda Maluku), Kombes Pol Agus Pujianto, S.H., M.Si (Dir Samapta Polda Maluku mewakili Kapolda Maluku). Kol. Inf. Yudhi Dilianto, S.I.P (Pamen Ahli Bidang Ekonomi Kodam XVI/Pattimura), Rajendra Dharmalinga Wirtanaya, S.H (Asintel Kejati Maluku), Kol Inf. M. Taufik H (Kasiren 151 Korem 151/Binaya), Hadi Basalamah (Ketua TGPP Maluku), Rawindra Ardiansah (Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku) dan OPD lingkup Pemprov Maluku dan perwakilan dari OPD Kabupaten/Kota se Provinsi Maluku.

Irjen Pol. (Purn) Drs. Murad Ismail, S.H., M.H. (Gubernur Maluku), dalam sambutannya menyampaikan :
Pertama, Kita akan memasuki hari besar keagamaan nasional tahun 2003 dan tahun baru 2024 yang tentu saja akan mendapat akan berakibat pada banyaknya permintaan terhadap barang kebutuhan 9 bahan pokok

Kedua, Memberikan ketersediaan barang kebutuhan pokok dalam keadaan aman dan cukup untuk 3 bulan ke depan jangan kita anggap ini biasa-biasa saja dan terus-menerus melakukan pemantauan ke pusat-pusat distributor pasar tradisional maupun pasar modern

Ketiga, Membersihkan harga barang kebutuhan pokok terjangkau oleh masyarakat terutama masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru

Keempat, Memberikan kelancaran distri busi dengan dukungan infrastruktur jalan jembatan dalam kondisi baik dan jadwal lalu lintas armada angkutan darat laut serta udara terutama angkutan Petikemas, pancakarya dan tempat komunikasi efektif dengan para pemangku kepentingan tokoh agama tokoh masyarakat media cetak dan elektronik serta menghimbau masyarakat bahwa kebutuhan pokok tetap tersedia dan tidak perlu belanja secara berlebihan

Kelima, Tercatat besar 3,62% lebih tinggi dari inflasi nasional yaitu 2,56% dibandingkan dengan bulan September 2023 tercatat sebesar 3,10% biar jadi sekarang di bulan dipertahankan asal tidak lebih dari 4%

Keenam, Langkah-langkah strategis dan pengendalian antara lain
(1) Operasi pasar dan gelar pasar murah guna mengantisipasi kenaikan harga jelang hari besar keagamaan nasional Natal dan Tahun Baru melalui kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Kota inflasi terkait dan distribusi distributor sebagai upaya stabilisasi harga

(2) Melakukan Open optimalisasi kerjasama antar daerah terutama suplai bahan pangan dari daerah satu ke daerah yang lain

(3) Menyusun neraca pangan daerah dan melakukan pemantauan harga bahan pokok di pasar dan pasar modern serta memastikan bahan pokok tetap terpenuhi dan terjangkau.(E.M)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed