oleh

Jelang Pilkada, Bupati Minta PTT dan Masyarakat Jangan Terprovokasi

Bursel, SP. Com. Bupati Kabupaten Buru Selatan DR. Tagop Sudarsono Solisa memberikan keterangan saat pidato memperingati HUT kabupaten Bursel yang ke 12 tahun 2020 di halaman kantor bupati yang di hadiri oleh w

Wakil bupati buru Amustofa besan, Ketua DPRD Bursel Muhajir bahta, ketua DPRD buru, Dandim 1505 Namlea, Wakapolres Buru, Para Puspika, OPD, ASN, stakholder tokoh agama, pemuda dan tokoh masyarakat. Selasa 21/7/2020.

Dalam sambutan Bupati menjelaskan bahwa, pandemi covid 19 adalah wabah virus yang saat ini melanda masyarakat Indonesia umumnya dan buru selatan khususnya, olehnya dana anggaran yang dikucurkan Pemerintah pusat telah di potong, untuk mengantisipasi wabah virus nasional.

Saat ini, pemerintah daerah kabupaten bursel anggaran APBD di potong untuk penangulanggan bencana nasional sehingga terjadi pemangkasan pada seluruh badan dinas di OPD daerah di Indonesia termasuk Buru selatan,”jelasnya.

“Iya pemotongan ini bukan cuma di Pemda Bursel tapi d seluruh wilayah NKRI termasuk Maluku dan Bursel, baik itu pemotongan para pejabat daerah, DPRD eselon, I, II, ASN di seluruh OPD termasuk PTT 25 persen, bisa di cek di seluruh kabupaten yang ada di Maluku, gaji PTT terbesar hanya di buru selatan, olehnya berbagai perimbangan dan kebijakan yang di ambil pemerintah sangat hati-hati dalam pengunaan anggaran,”ungkapnya.

Apalagi saat ini dengan momen pilkada serempak seluruh wilayah Indonesia, banyak mereka mengunakan isu provokasi sehingga kita selalu waspada dengan isu yang beredar saat ini, dengan berbagai kepentingan politik yang di mainkan untuk provokasi masyarakat.

Dirinya berharap masyarakat jangan mudah terpancing dengan isu dan berita hoax untuk memecah belah masyarakat.

Bupati juga meminta dengan kerendahan hati atas nama Pemda kabuaten bursel meminta para PTT dan masyarakat agar bersabar Insya Allah setelah wabah pandemi covid selesai di bulan Januari 2021 gaji PTT sudah normal kembali seperti biasa.  “Program pemerintah saat ini bagai mana melaksanakan berbagai kegiatan perkembangan untuk kesejahteraan masyarakat buru selatan”.

Beberapa keberhasilan pemerintah daerah yang saat ini sudah di lakukan sesuai visi misi di antaranya pembangunan jalan nasional, jembatan, pemberdayaan masyarakat, pembanguan rumah sakit, jaringan, tranportasi dan program pembanguan lainnya yang saat ini sudah di rasakan masyarakat. Kemudian melalui program lumbung ikan nasional (LIN) dan program Nawa cita,” Kata Upu Latu Buru Selatan ini.

Pemangkasan anggaran di seluruh OPD kabupaten bursel berkaitan dengan wabah pandemi virus Corona 19 sehingga adanya kesadaran masyarakat akan hal ini, dan tetap kita semua menjaga protokoler kesehatan di antaranya pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan agar terhindar dari virus corona.

Tambah tagop menjelaskan dalam momen ulang tahun kabupaten Bursel yang ke 12 tahun 2020 kita selalu mengucapkan syukur kepada ALLAH SWT Tuhan yang maha esa. Atas perjuangan tokoh-tokoh pemekaran yang telah mendahului kita semua, Atas jasa-jasa para pahlawan daerah yang gugur dalam memperjuangkan kabupaten Bursel hingga yang kita rasakan saat ini, di antaranya (LPBS) almarhum dokter Salim, Wakil Bupati almarhun Ayub Saleky, Jhon Lesnussa Ismail Solisa dengan hormat kami sampaikan terima kasih kepada mereka yang telah gugur mendahului kita semua mereka memperjuangan Buru selatan dengan gagah perkasa dan ikhlas yang kita rasakan saat ini, masyarakat Bursel dan generasi penerus harus tetap menjaga tatanan dan budaya adat istiadat di negeri tercinta ini, “ungkap Tagop dalam pidato tertulisnya. (BNF)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed