Ambon, SP. Com. 61 Peserta Sidi Gereja GPM Bethesda Airsalobar diteguhkan dengan mengacu pada Protokoler Kesehatan Covid 19 serta arahan dari MPH Sinode GPM. Peneguhan Sidi Gereja berlangsung di Gereja GPM Bethesda sebagai Gereja Induk. 19 anggota Sidi berlangsung Jam 09.00 Wit. Ibadah dilayani Pendeta Ny. M. Horhoruw dan 2 Gereja cabang yakni Gereja Petra 22 anggota Sidi Gereja, juga jam.09.00 Wit dilayani Pendeta Wem Siyatauw dan Gereja Lahai Roi sebanyak 20 anggota Sidi gereja berlangsung jam 11.00 Wit yang dilayani Pendeta Ny. M. Horhoruw,” demkian kata Ketua Majelis Jemaat GPM Bethesda Pendeta Ny. M. Horhoruw/L didampingi Pendeta. Wem. Siyatauw sebagai Pendeta Jemaat kepada media ini berlangsug di Gereja Lahai Roi. Mnggu 28 Juni 2020.

Dijelaskan, Memang MPH Sinode GPM telah menyampaikan aturan pelaksanaan Sidi disetiap Jemaat, itu dilakukan di bulan Juni 2020 dengan mengacu pada Protokoler Kesehatan Pandemik Covid 19, yakni sebelum masuk ruang, cuci tangan, pakai masker serta jarak yang diatur 1,5 meter dan GPM Bethesda mengambil waktu Minggu terakhir bulan Juni 2020.
Menurutnya, biasanya pihak MPH Sinode GPM melaksanakan Peneguhan Sidi menjelang Jumat Agung di bulan April namun terkendala dengan Pandemik Covid 19, maka peneguhan sidi gereja ditunda sampai dengan bulan Juni 2020, inilah cara Gereja berjuang bersama Pemerintah memutuskan mata rantai penyebaran virus corona atau pandemik covid 19.

Dalam ibadah peneguhan 61 anggota Sidi gereja yang berlangsung di tiga gereja mengacu pada Firman Tuhan terambil dari Kitab Kejadian, 8 ayat 1-22.
Sementara itu Pendeta Wem Siyatauw sebagai Pendeta Jemaat GPM Bethesda mengharapkan peneguhan Sidi Gereja ini kiranya dapat mendewasakan Iman mereka, dengan tetap menjadi pengiring Kristus yang setia, baik dalam pelayanan Gereja maupun ditengah masyarakat, dan juga saat ini kita berada di suasana PSBB yang diterapkan Pemkot semoga kita mendukung dan mentaatinya agar dapat memutuskan mata rantai Covid 19 atau Virus Corona. (LI)







Komentar