Dobo, Kepulauan Aru,- Dalam rangka memperingati Hari Statistik Nasional, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru melakukan Launching Aplkiasi Android yang diberi nama “DAD’S HAND” (Data Aru Dalam Satu Tangan), bertempat di Lantai II Kantor BPKAD Jl. Raya Pemda I, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Selasa (28/09/2021).
Bersamaan dilakukan juga Sosialisasi Menuju Satu Data Untuk Kebijakan Dan Evaluasi Pembangunan Kabupaten Kepulauan Aru yang lebih baik.
Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga dalam sambutanya pada acara pembukaan kegiatan dimaksud mengatakan, sebagaimana diketahui bersama bahwa dalam pengambilan segala kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, selalu berdasarkan pada data.
Kendati demikian, banyaknya sumber data yang digunakan seringkali menimbulkan perdebatan diantara instansi pemerintah dan juga pengguna data lainnya.
“Banyaknya sumber data juga membuat masyarakat menjadi kurang percaya terhadap pemerintah, karena data dinilai kurang akurat dan berkualitas,” ujar Johan Gonga.
Oleh sebab itu, lanjutnya, Presiden Joko Widodo menetapkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia pada 12 Juni 2019.
“Satu Data Indonesia adalah, kebijakan tata Kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi, baik di pusat maupun daerah,” jelas Bupati Gonga.
Beliau menuturkan bahwa melalui penguatan tata kelola data ini, kita dapat meningkatkan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan. Bahkan dapat mendorong keterbukaan dan transparansi data untuk mendukung sistem statistik nasional.
“Pemanfaatan data pemerintah tidak hanya terbatas pada penggunaan secara internal antar instansi, tetapi juga sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan data publik bagi masyarakat,” tambahnya.
Oleh sebab itu, demi mendukung percepatan penyelenggaraan Satu Data Indonesia, Bupati menegaskan kita perlu membangun suatu pondasi penyelenggaraan Satu Data pada tingkat daerah atau Satu Data Kepulauan Aru.
“Saya harap BPS selaku pembina data statistik sektoral, dapat terus menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait selaku walidata dan produsen data, terkait penyelenggaraan Satu Data Kepulauan Aru,” harapnya.
Satu Data Kepulauan Aru, kata Gonga, nantinya akan berperan strategis dalam mendukung upaya Pemerintah Pusat, terhadap pengembangan sektor digital serta mengoptimalkan usaha-usaha produktif bagi kemajuan Indonesia.
“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi terobosan ini. Saya berharap dengan adanya APLIKASI DAD’S HAND, dapat mendorong terwujudnya Program Satu Data Kepulauan Aru, sekaligus memberikan kemudahan bagi pemerintah daerah dalam memperoleh data dan membantu program pemerintah daerah dengan memberikan informasi terkait data-data strategis
Kabupaten Kepulauan Aru,” tutup Gonga.
Yang menjadi Narasumber dalam kegiatan ini, Kepala Bapelitbang Kabupaten Kepukauan Aru, Adolof Pokar, S.Pi., M.Si dan Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Aru, C. Bulohlabna, SST., M.Si.
Perlu diketahui bahwa kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terbaik dalam pemberian data di lingkup pemerintahan adalah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Aru. Kategori instansi vertikal/lembaga keuangan/BUMD dalam pemberian data adalah PT. PDAM Tirta (PAM) Kabupaten Kepulaun Aru, sedangkan Responden Perusahaan terbaik dalam pemberian data adalah PT. Adi guna raya.(Nus.M)







Komentar