oleh

Secercah Asa di antara Tantangan dalam ketidakpastian Iklim Geo Politik dan Ekonomi Global, Subsidi BBM ±502 Triliun, Langkah Berani Pemerintah untuk menahan laju Inflasi dalam Negeri

Suarapaparisa.com, Kebijakan menahan harga BBM dengan subsidi ±502 Triliun, adalah langkah berani demi menyelamatkan perekonomian negara dan memberikan rasa keadilan dan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia dalam melewati masa-masa sulit dalan konteks ketidakpastian Geo politik dan ekonomi dunia saat ini. Subsidi yang biasanya berkisar antara 170-190an Triliun, kini meningkat drastis hingga mencapai ±502 Triliun. Kebijakan ini diambil untuk menekan laju inflasi dan resesi yang berdampak buruk dalam berbagai dimensi kehidupan bernegara. Saat ini, Indonesia termasuk negara berkembang yang tergolong aman, mengapa ??? Sebab laju inflasi masih berkisar rata² selindo di angka normal; yakni 3-4%, Banyak negara berpotensi krisis dan bangkrut mengikuti jejak Sri Lanka, Turki, Mexico, Spanyol dan Lainnya. Per 8 Agustus 2022, harga minyak mentah dunia terus meningkat. Minyak Brent bercokol di harga US$ 95,12 per barel dan Minyak West Texas Intermediate (WTI), tembus US$ 89,16 per barel. Kenaikan terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik global perang Russia vs Ukraina, hingga ketegangan semenanjung Tiongkok vs Taiwan.

Lalu muncul tanda tanya mendasar ??? Sampai kapan Pemerintah akan bertahan untuk subsidi BBM ??? Apakah tak menjebol APBN ??? Lalu akan ditutupi dari Pos mana ???

Solusinya :
1. Pemerintah dapat mengantisipasi subsidi BBM dari pos penerimaan negara dati sektor Migas dan Pajak Pertambahan Nilai. Jika dihitung baik, maka jumlah defisit pengeluaran APBN untuk suplai BBM hanya ±100an Triliun, sehingga tak memberatkan APBN dan tak membuka celah defisit untuk membuka opsi pijaman utang LN.

2. Genjot infrastruktur dan Kementerian Investasi segera realisasi kontrak MOU investasi dengan pihak Investor yang telah disepakati bersama para Investor dalam beberapa kunjungan Presiden.

3. Stabilitas keamanan dan politik dalam negeri patut dijaga agar Investor merasa nyaman sehingga memberi kontribusi penerimaan baik dari segi pajak dan non pajak untuk mendongkrak APBN.

4. Pihak Perbankan agar menggenjot program UMKM untuk meningkatkan putaran ekonomi masyarakat dan mencetak Laba sebanyak mungkin dalam rangka mengisi pos APBN agar tak mengalami defisit.

5. Jika Turkiye dan beberapa negara besar dunia hanya mengandalkan pariwisata terbatas untuk mendongkrak ekonomi negaranya, maka saatnya Indonesia membuka opsi khusus untuk pengembangan potensi pariwisata di seluruh Indonesia. Sebab Indonesia adalah negara terindah di dunia dengan beragam wisata yang tak ternilai harganya, tinggal dipoles dan ditata selanjutnya buka jalur penerbangan antar negara langsung ke tempat wisata dimaksud.

Saran :
Sebagai masyarakat, dalam hal ini, kita jangan selalu salahkan Pemerintah. Jika BBM naik, kita ego dan demo berjilid² lamanya, padahal kita lupa bahwa dunia saat ini lagi dianda krisis multidimensi. Semua negara telah menjaga iklim negaranya dengan menaikan harga BBM, namun Indonesia masih tetap stabil. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam kasih keberagaman

Akhirnya :
Dari Tanah Papua, kami berterima kasih kepada bapa Presiden RI Ir. H. Joko Widodo beserta jajaran, yang telah berupaya keras dengan mengambil kebijakan berani untuk tetap menahan harga BBM demi rasa keadilan dan kemanusiaan bagi seluruh rakyat Nusantara.

Sungguh perjalanan bangsa Indonesia yang luar biasa, menyongsong HUT RI ke -77

Jayalah selalu Ibu Pertiwi, Indonesia abadi nan Jaya
🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨

Salam Pancasila,
Salam Persatuan,
Salam Hormat

Andy S Komber🙏🏼

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed