Suarapaparisa.com, Proses Belajar Mengajar di-SMA Negeri 22 Salahutu Malteng, masih menggunakan Daring dan Luring. Sedianya akan dilakukan PBM tatap muka namun dibatalkan karena harus menunggu surat edaran Bupati Malteng. Demikian disampaikan Kepala SMA Negeri 22 Salahutu Malteng, Hamaya Tawainela, S.Pd saat ditemui diruang kerjanya, Selasa 28 April 2021.
Dijelaskan minggu depan kita sudah masuk dalam penilaian akhir smester, dimana penilaian akhir smester, adalah semua proses pembelajaran selesai dan dilakukan penilaian untuk diproses masuk dalam laporan pendidikan, untuk semester genap, sekaligus penentuan siswa berpindah kelas atau naik kelas, “ungkap Hamaya.
Ketika ditanya tentang ruang belajar yang sudah bocor dan sebagainya, Hamaya mengatakan, karena Konsultan sudah datang di sekolah dan melihat keadaan sekolah, maka dia memberikan informasi bahwa SMA Negeri 22 Salahutu Malteng akan mendapat anggaran untuk rehabilitasi 6 ruang belajar, mengingat bangunan sekolah yang rusak sudah diatas 60 persen, sehingga wajar jika mendapat bantuan rehab 6 ruang belajar, “tutup Hamaya. (L2B)






Komentar