Suarapaparisa.com, SMA Negeri 9 Waiheru Atas menerapkan PBM Tatap Muka Terbatas, atau Pertemuan Tatap Muka Terbatas(PTMT). Demikian disampaikan kepala SMA Negeri 9 Waiheru Atas Drs.Hilal Watiheluw.M.Si, kepada wartawan saat ditemui diruang kerjanya Rabu, 26 Januari 2022.
Dijelaskan, sekolah menggelar Tatap Muka terbatas berdasarkan tingkatan dan level disetiap daerah terkait covid 19,wajib mengikuti SK bersama, tentang Prokes, termasuk sarana, prasarana disekolah harus memadai, peralatan covid, sosialisasi keorang tua dan siswa, juga penyusunan jadwal, siswa yang boleh mengikuti tatap muka terbatas, hanya 50 % yang sisanya secara daring,seterusnya dilakukan evaluasi,dengan syarat tidak ada siswa yang sakit atau badan sakit, jika ada tidak usah masuk sekolah, pada saat sekolah tatap muka terbatas.
Menurut Watiheluw, siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas, hanya 50 %, misalkan satu romber 30 siswa , yang mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas, hanya 15 siswa,yang lain secara daring, sedangkan praktek, buka kantin, perpustakaan masih belum boleh dilaksanakan, mudah-mudahan semua ini bisa berjalan dengan baik sehingga anak didik terutama orang tua,dapat mengetahui yang mana SMAN 9 Waiheru Atas melaksanakan Pertemuan Tatap Muka Terbatas (PTMT).
Dengan harapan sekolah menjalankan fungsinya, orang tuapun menjalankan fungsinya, agar anak dari rumah kesekolah,itu ada jarak tempuh,anak gunakan kendaraan apa, berkerumun dimana,ini butuh kerja sama antara orang tua dan sekolah dalam hal ini para guru, tutup Watiheluw. )*)










Komentar