Aru, SP. Com. Organisasi Pertemuan Pemuda Pemudi Jar (P3JAR) sebagai salah satu wadah atau organiasi baru di Kabupaten Kepulauan Aru yang lebih gentol pada menjaga, memelihara dan memperjuangkan harkat, martabat serta harga diri orang Aru, kali ini angkat bicara dan meminta kepada semua pihak di Kabupaten Kepulauan Aru untuk sama-sama bergandengan tangan memutus mata rantai kejahatan Human Trafficking terutama pada opsi perdangangan anak dinawah umur dan ajak prostitusi online yang akhir-akhir ini sering terjadi.
“P3JAR mengajak semua OKP, LSM, LBH, aparat penegak hukum lainnya, serta Komunitas yang ada di Kabupaten Kepulauan Aru untuk besama-sama bergandeng tangan dan satukan suara, maupun dengan segala daya upayah kita untuk memutus mata rantai Human Trafficking diatas Bumi Jargaria/Sar Kwarisa.” Ujar Koordinator P3JAR Barlie Alatunir kepada media ini melalui pesan WhAtsap, Minggu (25/10/2020).
Organisasi P3JAR mengutuk dengan keras perbuatan tidak terpuji yang dilakukan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan cara memperdagangkan anak dibawah umur baik itu melalui situs-situs prostitusi Online serta ajakan lewat pesan, WhAtsap, sms maupun telepon.
Menurut Barlie Alatubir, hal ini merupakan pelanggaran HAM terbesar yang perlu mendapat perhatian semua pihak untuk diperangi secara bersama-sama, terutama penegak hukum.
Dalam pantauan P3JAR rupanya oknum-oknum manusia serahkan seperi ini kebaradaan mereka di Aru sudah mulai banyak, bahkam mereka terorganisir dalam kelompok-kelompok yang bekerja sejara gelap.
Bahkan kejahatan seperti ini, kata Barlie, bukan baru kali ini terjadi, tetapi dikabarkan sudah sering terjadi, hanya saja keluarga korban lebih memilih diam karena mempertimbangankan harga diri Korban. Namun sebetulya hal ini merupakan kejahatan yang tidak bisa ditoleransi sehingga harus dilawan secara bersama-sama.
Barlie menghimbau kepada seluruh orang tua di Aru, agar lebih ketat mengawasi keberadaan anak-anak mereka dimna saja berada, terutama anak gadis yang masih dibawah umur, sehingga terhindar dari kejahatan seperti ini, karena masa depan mereka ada ditangan orang tua dan kita semua.
“Saya menghimbau untuk semua orang tua, untuk lebih ketat mengawasih keberadaan anak-anak, apalagi anak gadis, untuk terhindar dari kejahatan tidak terpuji ini. Harga diri mereka, masa depan mereka ada ditangan orang tua dan kita semua,” Tutup Barlie. (Nus).








Komentar